USD/JPY Melonjak 200-Pip sehingga Lewati 130,00 karena BoJ Pertahankan Suku Bunga, Kebijakan YCC Tetap Utuh

  • USD/JPY naik lebih dari 200-pip karena BoJ tidak mengambil tindakan, mengincar lompatan harian terbesar dalam tujuh bulan.
  • Bank of Japan membiarkan suku bunga acuan, kebijakan YCC tidak berubah.
  • Imbal hasil rally setelah pengumuman BoJ sementara ekuitas, saham berjangka dan DXY menurun.
  • Pidato Gubernur BoJ Kuroda akan menawarkan petunjuk arah langsung menjelang Penjualan Ritel dan IHP AS.

USD/JPY mencetak kenaikan hampir 2,0% dalam perdagangan harian karena Bank of Japan (BoJ) mengejutkan pasar dengan tidak mengambil tindakan dalam pertemuan kebijakan moneter terbaru pada Rabu dini hari. Alasannya bisa dikaitkan dengan ekspektasi tinggi pasar dari pejabat kebijakan moneter Jepang.

Meskipun demikian, BoJ mengumumkan tidak ada perubahan pada pengaturan kebijakan moneter mereka pada bulan Desember, mempertahankan suku bunga pada – 10bp dan target imbal hasil Obligasi Pemerintah Jepang (JGB) 10-tahun tidak berubah pada 0,00%.

Selain tidak adanya perubahan dalam kebijakan Yield Curve Control (YCC) BoJ dan suku bunga yang dipertahankan, laporan prospek kuartalan BoJ juga memungkinkan pasangan USD/JPY bersiap untuk kenaikan harian terbesar sejak pertengahan Juni 2022.

Sesuai laporan BoJ terbaru, "Peningkatan pertumbuhan harga kemungkinan besar akan meningkatkan harga berkelanjutan yang melibatkan kenaikan upah."

Dengan ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS membalikkan pemulihan awal hari sehingga turun menuju 3,50% sementara kontrak berjangka S&P 500 mencetak kenaikan 0,30% dalam perdagangan harian, mengikuti tanda negatif yang ringan dari kinerja dalam perdagangan harian. Akibatnya, Indeks Dolar AS (DXY) bergerak menuju 103,00, naik sebesar  0,38% dalam perdagangan harian pada saat berita ini ditulis.

Selanjutnya, pidato dari Gubernur BoJ Haruhiko Kuroda akan menjadi penting untuk arah langsung pasangan USD/JPY. Namun, perhatian utama akan tertuju pada Penjualan Ritel dan IHP AS untuk bulan Desember, masing-masing diprakirakan 0,1% dan -0,1% MoM versus -0,6% dan 0,3%, di tengah kekecewaan terbaru dari BoJ itu.

Analisis Teknis

Keberhasilan perdagangan di luar puncak Mei 2022 di sekitar 131,35 menjadi penting bagi para pembeli USD/JPY agar dapat mengambil kembali kendali.

 

Analisis Harga EUR/JPY: Melonjak Dekati 141,00 karena Kebijakan BoJ yang Tidak Berubah

Pasangan EUR/JPY telah menunjukkan pergerakan yang luar biasa karena Bank of Japan (BOJ) telah mempertahankan kebijakan moneter tidak berubah. Gubernu
Mehr darüber lesen Previous

NDRC, Tiongkok: Situasi Perkembangan Ekonomi pada Tahun 2023 Masih Rumit

Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Republik Rakyat Tiongkok (NDRC), 'perencana negara' negara itu mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari
Mehr darüber lesen Next