AUD/USD Pulihkan Penurunan Harian di Dekat 0,6930 karena Pasar Menunggu Prekursor Inflasi AS
- AUD/USD mengambil tawaran beli untuk rebound dari level terendah harian di tengah pasar yang lesu.
- Para pedagang mengurangi penurunan baru-baru ini di tengah sentimen pasar yang berhati-hati menjelang data penting AS.
- SoMP RBA dan angka inflasi Tiongkok tak mengesankan para pedagang AUD/USD.
- Permainan campuran antara resesi dan pembicaraan bank sentral menawarkan sesi yang tidak aktif menjelang data yang berpusat pada konsumen AS.
AUD/USD mengkonsolidasi penurunan harian di sekitar 0,6930, memantul dari level terendah harian di tengah-tengah Jumat pagi di Eropa. Dengan demikian, nilai tukar pulih di tengah sentimen kehati-hatian menjelang data penting AS, serta di tengah keraguan karena katalis yang beragam.
Meskipun demikian, laporan triwulanan Pernyataan Kebijakan Moneter (SoMP) Reserve Bank of Australia (RBA) tak mengesankan para pembeli AUD/USD meskipun memposting prakiraan ekonomi yang hawkish dan kesiapan untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut. Alasannya dapat dikaitkan dengan pernyataan yang mengatakan, "Dewan memperhatikan kenaikan suku bunga yang telah dilakukan dan bahwa kebijakan bertindak dengan jeda."
Baca juga: Pernyataan Kuartalan RBA yang Terdengar Hawkish terkait Kebijakan Moneter Tidak Banyak Membantu AUD
Setelah itu, Indeks Harga Konsumen (IHK) Tiongkok turun menjadi 2,1% YoY versus 2,2% perkiraan pasar, dibandingkan dengan 1,8% sebelumnya, sementara Indeks Harga Produsen (IHP) turun drastis menjadi -0,8% YoY dari -0,7% pembacaan sebelumnya dan -0,5% konsensus.
Baca juga: Indeks Harga Konsumen Tiongkok Sedikit Lebih Rendah dari Estimasi, Reaksi AUD Dipantau
Perlu dicatat bahwa kekhawatiran akan resesi AS yang membayangi, yang mendukung inversi imbal hasil obligasi pemerintah AS, mendukung bias bearish yang mengelilingi pasangan AUD/USD. Namun, Klaim Pengangguran AS yang suram pada hari sebelumnya bergabung dengan keraguan pejabat Federal Reserve (Fed) dalam memuji suku bunga yang lebih tinggi membebani Dolar AS dan meletakkan dasar di bawah harga.
Dengan latar belakang ini, S&P 500 Futures mencetak penurunan ringan sementara saham-saham di kawasan Asia Pasifik tetap tertekan. Namun, penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS tampaknya menahan penurunan.
Selanjutnya, sinyal awal untuk data inflasi AS minggu depan, yaitu pembacaan awal Indeks Sentimen Konsumen Michigan AS dan Ekspektasi Inflasi Konsumen 5 tahun untuk bulan Februari, akan sangat penting bagi para pedagang pasangan AUD/USD untuk mengamati arah yang jelas. Mempertimbangkan ekspektasi optimis dari data yang dijadwalkan, serta kesengsaraan resesi, pasangan mata uang utama ini kemungkinan besar akan mengalami penurunan lebih lanjut.
Analisis Teknikal
Kecuali jika menembus support DMA-50 di sekitar 0,6870, harga AUD/USD tetap berada di radar pembeli yang menargetkan rintangan DMA-21, di sekitar angka 0,7000.