Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Bergerak Lebih Rendah Jelang Data Penting Indeks Manajer Pembelian AS

  • Harga emas turun dari level tertinggi dalam satu minggu, memperbarui level terendah dalam perdagangan harian akhir-akhir ini.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat yang lebih kuat mendukung penguatan Dolar AS dan membebani harga XAU/USD.
  • Kekhawatiran atas sikap hawkish The Fed dan kekhawatiran terhadap inflasi membuat para penjual Emas tetap optimis saat bulan Maret dimulai.
  • IMP Manufaktur dan Jasa ISM AS akan mengarahkan pergerakan XAU/USD.

Harga emas (XAU/USD) mengambil tawaran jual sehingga mmeperbarui level terendah dalam perdagangan harian di sekitar $1.823 sambil memangkas kenaikan mingguan di awal hari Rabu. Dengan demikian, logam mulia ini menanggung beban akibat imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat yang lebih kuat, serta Dolar AS, sementara tidak terlalu memperhatikan data AS yang baru-baru ini suram. Penurunan XAU/USD dapat dikaitkan dengan harapan memburuknya inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi, serta kekhawatiran yang berasal dari Tiongkok.

Harga Emas Turun karena Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Amerika Serikat yang Kuat

Harga emas kembali ke tangan penjual, setelah mereka absen selama dua hari, karena imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat terus menggambarkan kekhawatiran pasar akan inflasi dan suku bunga yang lebih tinggi. Meskipun begitu, imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun naik tiga basis poin (bp) ke 3,94%, sementara obligasi bertenor dua tahun naik empat bp menjadi 4,84% pada saat berita ini ditulis. Perlu dicatat bahwa kedua imbal hasil obligasi utama ini mengalami kenaikan terbesar sejak September 2022 selama sebulan terakhir.

Perlu dicatat bahwa kekhawatiran inflasi yang lebih tinggi dapat dikaitkan dengan ketegangan geopolitik yang berkelanjutan antara Ukraina dan Rusia, serta kekhawatiran akan lebih banyak masalah rantai pasokan yang berasal dari Inggris dan Tiongkok. Yang semakin memperbesar ketakutan atas meningkatnya dampak adalah efek akhir dari kebijakan uang mudah yang diumumkan sebelumnya dan stimulus pemerintah untuk mempertahankan ekonomi masing-masing dari Covid, serta masalah geopolitik.

Meskipun demikian, para pejabat Federal Reserve (The Fed) tampak paling hawkish pada suku bunga setelah menyaksikan pertarungan terbaru dari data AS yang kuat sementara para gubernur bank sentral utama lainnya, yaitu dari Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of England (BoE), juga mendukung kenaikan suku bunga.

Sementara imbal hasil naik, Indeks Dolar AS (DXY) juga memulai bulan Maret di sisi positif setelah menghentikan tren turun selama empat bulan di bulan Februari. Meskipun demikian, DXY memperbarui level tertinggi dalam perdagangan harian di atas 105,00 pada saat berita ini ditulis.

Kekhawatiran Pra Tha Fed juga Membebani XAU/USD

Terlepas dari kuatnya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan Dolar AS, kecemasan menjelang testimoni penting dari Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell dan pertemuan kebijakan moneter Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) juga membebani sentimen dan harga Emas. Perlu dicatat bahwa berita utama baru-baru ini dari Bloomberg menunjukkan perombakan besar-besaran pada badan-badan pemerintah Tiongkok dan kemungkinan peningkatan ketegangan AS-Tiongkok tampaknya semakin memperkuat sentimen risk-off pasar dan membuat para penjual XAU/USD merasa senang. Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P 500 melacak penurunan tipis indeks Wall Street, turun sebesar 0,47% dalam pedagangan harian di dekat 3.960.

Data AS Gagal Menyenangkan Pembeli Emas

Perlu dicatat bahwa hasil rilis data AS tingkat kedua yang suram pada hari Selasa gagal memikat para pembeli Emas di tengah sentimen penghindaran risiko yang luas dan Dolar AS yang lebih kuat. Meskipun demikian, Kepercayaan Konsumen dari Conference Board (CB) AS turun untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 102,9 versus 106,0 sebelumnya (direvisi) sementara Indeks Harga Perumahan AS turun 0,1% di bulan Desember versus -0,6% prakiraan pasar dan -0,1% sebelumnya. Pada baris yang sama, Indeks Harga Rumah S&P/Case-Shiller tumbuh 4,6% YoY selama bulan tersebut dibandingkan dengan ekspektasi pasar 6,1% dan 6,8% sebelumnya. Lebih lanjut, Indeks Pembelian Manager Chicago untuk bulan Februari turun ke 43,6 dari 44,3 sebelumnya dan konsensus pasar 45,0. Selain itu, Indeks Manufaktur The Fed Richmond untuk bulan tersebut turun di bawah 11,0 sebelumnya dan -5,0 diprakirakan -16 untuk bulan tersebut.

Selanjutnya, IMP Manufaktur Caixin untuk bulan Februari mendahului IMP Manufaktur ISM AS untuk bulan tersebut untuk mengarahkan pergerakan harga Emas dalam perdagangan haria . Namun, perhatian utama akan tertuju pada beberapa katalis risiko untuk mendapatkan petunjuk arah yang jelas.

Analisis Teknikal Harga Emas

Harga Emas menandai kemunduran lain dari Simple Moving Average (SMA) 50-bar, mundur menuju resistance yang telah bertahan selama dua minggu di dekat $1.819 pada saat berita ini ditulis.

Meski begitu, penembusan berkelanjutan dari garis resistance terdekat logam ini bergabung dengan sinyal bullish dari indikator Moving Average Convergence and Divergence (MACD) untuk membuat para pembeli Emas tetap optimis. Yang semakin memperkuat bias naik untuk XAU/USD dapat berupa garis Relative Strength Index (RSI) yang optimis yang berada di level 14.

Perlu dicatat bahwa level terendah baru-baru ini di sekitar $1.805 dan garis support yang melandai dari  awal Februari, di sekitar $1.785 pada saat berita ini ditulis, dapat memikat para penjual XAU/USD di bawah $1.819.

Sebaliknya, penembusan ke atas dari level SMA-50 di sekitar $1.819 membutuhkan validasi dari beberapa puncak yang dicatat selama bulan Februari di sekitar $1.848, $1.870, dan $1.890.

Harga Emas: Grafik Empat Jam

Harga Emas: Grafik Empat Jam

Tren: Diprakirakan akan terjadi penurunan terbatas

 

IMP Manufaktur NBS Cina Januari di atas harapan 50.5: Aktual (52.6)

IMP Manufaktur NBS Cina Januari di atas harapan 50.5: Aktual (52.6)
Mehr darüber lesen Previous

Penetapan Kurs Tengah USD/CNY: 6,9400 versus Prakiraan di 6,9409

Dalam perdagangan terbaru hari ini, People's Bank of China (PBOC) menetapkan yuan pada 6,9400 versus estimasi 6,9409. Tentang Penetapan Kurs Tengah
Mehr darüber lesen Next