Indonesia: Perbaikan Lebih Lanjut Dalam Industri Logam Dasar – UOB

Ekonom Enrico Tanuwidjaja dan Ekonom junior Agus Santoso di UOB Group menilai perkembangan terkini industri logam dasar di Indonesia.

Kutipan Utama

“Indonesia memiliki keunggulan sumber daya alam yang besar yang berkontribusi pada total ekspornya. Namun, sebagian besar komoditas diekspor dalam bentuk bahan mentah, sehingga kurang memiliki nilai tambah. Untuk menjawab permintaan global yang lebih tinggi dan meraup pendapatan ekspor yang lebih tinggi dalam waktu dekat, Indonesia harus mulai meningkatkan kapasitas dan kemampuan hilirisasinya, dimulai dengan logam-logam dasar.”

“Industri logam dasar itu sendiri penting dan lebih jauh lagi, memiliki efek ke berbagai sektor. Meningkatnya permintaan komoditas logam dasar yang diproduksi mendorong pemerintah melakukan ekspansi hilirisasi ke berbagai komoditas logam dasar seperti nikel, tembaga, bauksit, dan timah.”

“Pemerintah telah menyiapkan 3 langkah strategis untuk mendorong implementasi hilirisasi di Indonesia seperti penguatan infrastruktur, deregulasi regulasi, dan pengembangan ekosistem industri.”

AUD/USD Siap Naik Lagi Sepanjang Sisa Tahun 2023, namun Diperlambat Periode Penghindaran Risiko – MUFG

Dolar Australia melemah sedikit lebih lanjut di bulan Maret. Para ekonom di MUFG Bank melihat ruang lingkup kenaikan namun dibatasi oleh serangan peng
Đọc thêm Previous

Tiongkok: Pemulihan tetap Kuat di Bulan Maret – UOB

Ekonom UOB Group, Ho Woei Chen, mengulas serangkaian rilis data terbaru dalam perekonomian Tiongkok. Kesimpulan Utama "IMP manufaktur dan non-manufa
Đọc thêm Next