RBA Pertahankan Suku Bunga Acuan di 3,60% di Bulan Mei, Mungkin Perlu Naikkan Lagi – Jajak Pendapat Reuters
Reserve Bank of Australia (RBA) akan mempertahankan suku bunganya tidak berubah di 3,6% pada hari Selasa untuk pertemuan kedua berturut-turut untuk menilai dampak dari kenaikan suku bunga di masa lalu terhadap inflasi, berdasarkan survei terbaru terhadap 34 ekonomi.
Sebelumnya pada hari yang sama, Westpac juga memangkas prakiraan suku bunga puncak Australia dari 3,85% menjadi 3,60%.
Temuan Utama
Lebih dari 75% ekonom, atau 26 dari 34 ekonom yang disurvei dalam survei Reuters tanggal 26-28 April mengatakan bahwa RBA akan mempertahankan suku bunga acuan di 3,6% pada pertemuan tanggal 2 Mei.
Delapan responden lainnya memprakirakan kenaikan 25 basis poin menjadi 3,85%, sebuah level yang belum pernah terjadi sejak April 2012. Namun, suku bunga berjangka menunjukkan bahwa tidak ada kenaikan lebih lanjut dari suku bunga saat ini.
Di antara bank-bank besar lokal, ANZ, NAB, dan Westpac memprakirakan adanya jeda pada hari Selasa, sementara CBA memperkirakan kenaikan sebesar 25 basis poin.
Mayoritas yang kuat, 30 dari 34 bank, juga memprakirakan tidak ada pergerakan di bulan Juni, sementara empat bank memperkirakan kenaikan 25 basis poin.
Beberapa ekonom malah mendorong ekspektasi suku bunga ke kuartal ketiga, dengan 13 dari 34 ekonom memprakirakan kenaikan sebesar 3,85%. Empat di antaranya memprakirakan puncaknya di 4,1%, dan satu lainnya memprakirakan 4,35%. Sisanya, 16 orang memprakirakan suku bunga akan tetap di 3,6%.
Meskipun tidak ada pandangan mayoritas, prakiraan median menunjukkan bahwa suku bunga mencapai puncaknya di 3,85% pada Q3.
Baca juga: Analisis Harga AUD/USD: Bergerak Menuju Support Sebelumnya di Dekat 0,6650