Analisa Harga USD/INR: Konsolidasi di Bawah 82,80 Kegelisahan Default AS Membuat Investor Cemas

  • USD/INR berosilasi dalam kisaran sempit di bawah 83,00 karena para investor menjadi berhati-hati akibat masalah plafon utang AS yang belum terselesaikan.
  • RBI diharapkan akan mempertahankan suku bunga ke depan karena inflasi India melambat.
  • USD/INR bergerak menuju resistensi horizontal dari pola Ascending Triangle.

Pasangan USD/INR menampilkan aksi bolak-balik di bawah resistensi kritis 82,80 di sesi Asia. Aset ini diharapkan akan tetap berada dalam tekanan karena suasana pasar yang cukup berhati-hati karena negosiasi yang tak kunjung usai untuk menaikkan batas pinjaman AS sebesar $31,4 triliun.

Indeks Dolar AS (DXY) menurun menuju level terendah 104,00 setelah reli tegak lurus karena fokus telah bergeser ke data Pesanan Barang Tahan Lama AS.

Dari sisi Rupee India, para investor mengalihkan fokus mereka ke keputusan suku bunga oleh Reserve Bank of India (RBI), yang dijadwalkan pada pekan pertama bulan Juni. Para analis di Commerzbank percaya bahwa inflasi di India juga menunjukkan tanda-tanda mencapai puncaknya, dengan inflasi umum turun kembali ke kisaran target 2-6% di bulan April. Hal ini memberikan ruang bagi RBI untuk tetap mempertahankan suku bunga di masa mendatang. Pada saat yang sama, masih terlalu dini untuk membahas penurunan suku bunga oleh RBI.

USD/INR bergerak menuju resistensi horizontal dari pola grafik Ascending Triangle yang terbentuk pada skala harian. Resistansi horizontal dari pola grafik yang disebutkan di atas diplot dari level tertinggi 3 November 2022 di 83,18. Sementara garis tren miring ke atas diplot dari titik terendah 11 November 2022 di 80,38.

Exponential Moving Average (EMA) 10-periode yang condong ke atas di 82,62 memberikan dukungan bagi para pembeli Dolar AS.

Relative Strength Index (RSI) (14) berosilasi dalam kisaran bullish 60,00-80,00, yang mengindikasikan bahwa momentum kenaikan sudah aktif.

Untuk pergerakan naik, terobosan yang menentukan di atas level tertinggi 23 Mei di 82,97 akan mendorong aset menuju level tertinggi 3 November 2022 di 83,18 diikuti oleh level tertinggi sepanjang masa di 83,42.

Dalam skenario alternatif, pergerakan turun di bawah level terendah 24 Mei di 82,57 akan menyeret aset menuju level tertinggi 29 September 2022 di 82,22. Penurunan di bawah sana akan semakin menyeret aset menuju support level bulat di 82,00.

Grafik Harian USD/INR

Grafik Harian USD/INR

 

Prakiraan Harga Emas: Pemulihan XAU/USD Tampak Sulit dalam Kisaran $1.951-43 – Confluence Detector

Harga Emas (XAU/USD) memangkas penurunan mingguan di level terendah dalam dua bulan terakhir karena pasar menunggu data-data penting AS dan kesepakata
Leer más Previous

Produksi Industri (Thn/Thn) Singapura April Di Bawah Harapan (-4.4%) : Aktual (-6.9%)

Produksi Industri (Thn/Thn) Singapura April Di Bawah Harapan (-4.4%) : Aktual (-6.9%)
Leer más Next