Euro Berada di Bawah Tekanan Ringan di Dekat 1,0950 Jelang ECB, Powell

  • Euro memulai sesi hari Rabu dalam penawaran jual ringan.
  • Saham-saham di Eropa membuka sesi dengan kenaikan yang lumayan.
  • EUR/USD melayang di sekitar wilayah 1,0950 di tengah sentimen risk-off.
  • Keyakinan Konsumen Jerman memburuk di bulan Juli.
  • Investor akan mengikuti dengan cermat Forum ECB.

Kenaikan dua hari baru-baru ini dari Euro (EUR) agak terbatas karena minat beli baru dalam Dolar AS (USD), yang menyebabkan pembalikan sebagian dari kenaikan mingguan EUR/USD. Akibatnya, pasangan mata uang ini mengunjungi kembali wilayah 1,0930 pada Rabu pagi selama sesi Eropa.

Kinerja dolar AS yang lebih kuat juga sedikit melegakan Indeks USD (DXY), yang sempat mengalami kinerja negatif di awal pekan. Indeks mendekati SMA 55-hari di sekitar 102,60.

Reaksi langsung di pasar mata uang juga dapat dikaitkan dengan kurangnya arah yang jelas di pasar obligasi AS dan Jerman. Ketidakpastian ini terjadi di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga seperempat poin oleh European Central Bank (ECB) dan Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan masing-masing di bulan Juli.

Potensi tindakan The Fed dan ECB di masa depan dalam menormalkan kebijakan moneter mereka tetap menjadi topik perdebatan yang sedang berlangsung. Diskusi ini berlangsung di tengah meningkatnya spekulasi perlambatan ekonomi di kedua sisi Atlantik.

Mengenai kebijakan moneter, acara penting pada hari Rabu adalah Panel Diskusi Kebijakan di Forum ECB tentang Perbankan Sentral di Sintra, Portugal. Panel akan menampilkan Ketua The Fed Jerome Powell dan Presiden ECB Christine Lagarde, yang berpartisipasi di sore Eropa.

Dari sisi data, keyakinan konsumen di Jerman, yang diukur dengan GfK, melemah ke -25,4 untuk bulan Juli.

Keyakinan Konsumen
Di seberang Atlantik, Permohonan Hipotek mingguan yang biasa dilacak oleh Mortgage Bankers Association (MBA) akan dirilis, diikuti dengan angka Neraca Perdagangan Barang pendahuluan.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Euro Mengamati Forum ECB untuk Mencari Petunjuk Arah Jangka Pendek

  • EUR kehabisan tenaga karena pemulihan USD.
  • Keyakinan Konsumen Jerman mengecewakan ekspektasi di bulan Juli.
  • Presiden ECB Lagarde-Ketua The Fed Powell akan menjadi pusat perhatian pada hari Rabu.
  • De Guindos dari ECB mendukung kenaikan suku bunga pada bulan Juli.
  • Vujcic dari ECB membuka peluang kenaikan suku bunga di September.

Analisis Teknis: Euro Terlihat Didukung oleh SMA 55-Hari

EUR/USD berada di bawah tekanan dan jika bias jual mengumpulkan tenaga, pasangan mata uang ini bisa menghadapi support awal di SMA 55-hari temporer di 1,0883. Penembusan level ini mengekspos pullback yang lebih dalam ke terendah Juni di 1,0844 (23 Juni) di depan SMA 100-hari temporer di 1,0814. Di bawahnya ada terendah Mei di 1,0635 (31 Mei) sebelum terendah Maret di 1,0516 (15 Maret) dan terendah 2023 di 1,0481 (6 Januari).

Jika pembeli kembali unggul, rintangan berikutnya diprakirakan di puncak Juni di 1,1012 (22 Juni) sebelum tertinggi 2023 di 1,1095 (26 April), yang diikuti oleh angka bulat 1,1100. Di atasnya ada puncak mingguan 1,1184 (31 Maret 2022), yang didukung oleh SMA 200-minggu di 1,1181, tepat sebelum angka bulat lainnya di 1,1200.

Pandangan konstruktif EUR/USD tampaknya tidak berubah selama pasangan mata uang ini diperdagangkan di atas SMA 200-hari yang krusial, hari ini di 1,0578.

Pertanyaan Umum Euro

Apa itu Euro?

Euro adalah mata uang dari 20 negara Uni Eropa yang tergabung dalam Zona Euro. Euro adalah mata uang kedua yang paling banyak diperdagangkan di dunia setelah Dolar AS. Pada tahun 2022, mata uang ini menyumbang 31% dari semua transaksi valuta asing, dengan omset harian rata-rata lebih dari $2,2 triliun per hari.
EUR/USD adalah pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, menyumbang sekitar 30% dari semua transaksi, diikuti oleh EUR/JPY (4%), EUR/GBP (3%), dan EUR/AUD (2%).

Apa itu ECB dan bagaimana dampaknya terhadap Euro?

European Central Bank (ECB) di Frankfurt, Jerman, adalah bank sentral untuk Zona Euro. ECB menetapkan suku bunga dan mengelola kebijakan moneter.
Mandat utama ECB adalah menjaga stabilitas harga, yang berarti mengendalikan inflasi atau menstimulasi pertumbuhan. Instrumen utamanya adalah menaikkan atau menurunkan suku bunga. Suku bunga yang relatif tinggi – atau ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi – biasanya akan menguntungkan Euro dan sebaliknya.
Dewan Pengatur ECB membuat keputusan kebijakan moneter pada pertemuan yang diadakan delapan kali setahun. Keputusan dibuat oleh para pimpinan bank-bank nasional Zona Euro dan enam anggota tetap, termasuk Presiden ECB, Christine Lagarde.

Bagaimana data inflasi berdampak pada nilai Euro?

Data inflasi Zona Euro, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasi (HICP), merupakan data ekonometrik yang penting untuk Euro. Jika inflasi naik lebih dari yang diprakirakan, terutama jika di atas target 2% ECB, maka ECB harus menaikkan suku bunga untuk mengendalikannya.
Suku bunga yang relatif tinggi dibandingkan dengan mata uang lainnya biasanya akan menguntungkan Euro, karena hal ini membuat kawasan ini lebih menarik sebagai tempat bagi investor global untuk memarkir uang mereka.

Bagaimana data ekonomi mempengaruhi nilai Euro?

Rilis data mengukur kesehatan ekonomi dan dapat berdampak pada Euro. Indikator-indikator seperti PDB, IMP Manufaktur dan Jasa, ketenagakerjaan, dan survei sentimen konsumen dapat memengaruhi arah mata uang tunggal.
Ekonomi yang kuat baik untuk Euro. Tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong ECB untuk menaikkan suku bunga, yang secara langsung akan memperkuat Euro. Sebaliknya, jika data ekonomi lemah, Euro cenderung jatuh.
Data ekonomi untuk empat ekonomi terbesar di kawasan Euro (Jerman, Perancis, Italia, dan Spanyol) sangat penting, karena mereka menyumbang 75% dari ekonomi Zona Euro.

Bagaimana Neraca Perdagangan berdampak pada Euro?

Rilis data penting lainnya untuk Euro adalah Neraca Perdagangan. Indikator ini mengukur perbedaan antara apa yang diperoleh suatu negara dari ekspor dan apa yang dibelanjakan untuk impor selama periode tertentu.
Jika sebuah negara menghasilkan ekspor yang sangat dicari, maka mata uangnya akan menguat nilainya murni dari permintaan ekstra yang diciptakan dari pembeli asing yang ingin membeli barang-barang ini. Oleh karena itu, Neraca Perdagangan bersih yang positif akan memperkuat mata uang dan sebaliknya terhadap neraca negatif.

Analisis Harga USD/CAD: Meraih Tertinggi Baru Minggu saat IHK Kanada yang Lemah Dukung Kebijakan Stabil BoC

Pasangan USD/CAD telah menunjukkan koreksi marjinal setelah mencetak tertinggi baru mingguan di 1,3230 di sesi Eropa. Aset Loonie menghadapi tekanan j
مزید پڑھیں Previous

Vujčić, ECB: Peluang Bagus untuk Kenaikan Suku Bunga di September

Pembuat kebijakan European Central Bank (ECB), Boris Vujčić, mengatakan pada hari Jumat, "ada peluang bagus untuk kenaikan suku bunga di September," m
مزید پڑھیں Next