USD/CNH Sulit Terhibur oleh Pelemahan Dolar AS di Bawah Terendah Bulanan 7,1500 karena Berita Tiongkok Beragam

  • USD/CNH naik turun di level terendah dalam satu bulan dan memantul dari level terendah dalam perdagangan harian akhir-akhir ini.
  • Pembicaraan mengenai kebutuhan RRT akan lebih banyak stimulus berbenturan dengan pernyataan IMF yang suram untuk mendorong pembeli Yuan.
  • Beberapa komentar dari The Fed Waller juga mendorong penurunan USD/CNH di tengah kekhawatiran akan perubahan kebijakan The Fed.
  • Data yang berpusat pada konsumen AS dan beberapa katalis risiko ditunggu untuk mendapatkan petunjuk arah yang jelas.

Para penjual USD/CNH melakukan pemulihan di level terendah dalam sebulan karena pasangan Yuan offshore Tiongkok pulih dari level terendah bulanan ke 1,1470 pada Jumat pagi, setelah awalnya memperbarui level terendah beberapa hari. Dengan demikian, pasangan mata uang ini menegaskan kekhawatiran pasar yang beragam terkait Beijing bahkan ketika bias dovish Federal Reserve (The Fed) membebani harga.

Sebelumnya pada hari itu, Nikkei Asia mengutip lembaga think tank Tiongkok, Chinese Academy of Social Sciences (CASS), yang menyebutkan perlunya stimulus besar, sekitar $182 miliar, untuk mengembalikan transisi ekonomi.

Senada dengan itu, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pada Kamis malam bahwa ekonomi Tiongkok melambat karena investasi swasta yang lebih lemah, ekspor yang melambat, dan berkurangnya permintaan domestik setelah kinerja yang kuat di kuartal pertama karena ekonomi dibuka kembali setelah karantina COVID-19.

Di tempat lain, diplomat tinggi Tiongkok Wang Yi, yang juga Menteri Luar Negeri, mengutip hubungan yang membaik dengan Australia dan menunjukkan optimisme ekonomi.

Lebih lanjut, Deputi Gubernur People's Bank of China (PBoC) Guoqiang Liu mengatakan bahwa Tiongkok belum melihat deflasi dan tidak ada risiko deflasi pada paruh kedua tahun 2023 (Semester 2 2023).

Terlepas dari makro yang beragam di sekitar Tiongkok, beberapa komentar hawkish dari Gubernur Federal Reserve Christopher Waller juga mendorong bearish USD/CNH, terutama di tengah sentimen yang suram.

"The Fed kemungkinan akan membutuhkan dua kali kenaikan suku bunga 25 basis poin lagi tahun ini," kata Waller. Pengambil kebijakan itu juga mengesampingkan kekhawatiran terkait puncak suku bunga The Fed seraya menyatakan perlunya dua angka inflasi yang lebih suram dalam pidato yang dipersiapkan untuk disampaikan di depan sebuah pertemuan yang diadakan oleh The Money Marketeers of New York University yang dibagikan oleh Reuters.

Namun, petunjuk inflasi AS yang suram tetap menunjukkan kekhawatiran akan perubahan kebijakan the Fed setelah kenaikan suku bunga di bulan Juli dan memberikan tekanan turun pada Indeks Dolar AS. Meskipun demikian, Indeks Harga Produsen (IHP) AS berada di 0,1% YoY untuk bulan Juni, dibandingkan 0,4% yang diharapkan dan 0,9% sebelumnya sementara IHP non Makanan & Energi, yang juga dikenal sebagai IHP Inti, turun ke 2,4% YoY dari 2,8% pembacaan sebelumnya dan 2,6% perkiraan pasar. Di awal minggu, Indeks Harga Konsumen (IHK) AS mencatat angka 3,0% YoY untuk bulan Juni dibandingkan dengan perkiraan pasar 3,1% dan 4,0% yang dilaporkan untuk bulan Mei. Perincian lebih lanjut menunjukkan bahwa IHK non Makanan & Energi, juga dikenal sebagai IHK Inti, melemah ke 4,8% secara tahunan untuk bulan tersebut dibandingkan dengan prakiraan para analis sebesar 5,0% dan 5,3% sebelumnya.

Dengan latar belakang ini, Kontrak Berjangka S&P500 mundur dari level tertinggi tahunan, turun 0,16% dalam perdagangan harian pada hari ini, sedangkan imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun dan dua tahun mencetak kenaikan tipis sekitar 3,78% dan 4,65% pada saat berita ini ditulis.

Ke depan, berita utama Tiongkok akan menghibur para pedagang USD/CNH menjelang pembacaan awal Indeks Sentimen Konsumen Michigan bulan Juli, serta Ekspektasi Inflasi Konsumen Lima Tahun.

Analisis Teknis

Terlepas dari kelambanan terbaru, penutupan harian di bawah garis support kenaikan berusia tiga bulan, yang kini menjadi resistance terdekat di sekitar 7,1530, membuat para penjual USD/CNH tetap optimis.

 

Pertumbuhan Uang Beredar Republik Korea Mei Di Bawah Perkiraan 4.2%: Aktual (2.1%)

Pertumbuhan Uang Beredar Republik Korea Mei Di Bawah Perkiraan 4.2%: Aktual (2.1%)
अधिक पढ़ें Previous

Analisis Harga Perak: Rasio Fibonacci 78,6% Mendorong Pembeli XAG/USD di Puncak Multi-Hari di Bawah $25,00

Harga Perak (XAG/USD) turun dari level tertinggi sejak awal Mei, turun 0,11% secara harian mendekati $24,85 di pertengahan sesi Asia pada hari Jumat.
अधिक पढ़ें Next