AUD/USD Bertahan di Sekitar 0,6820 Menyusul Data Tiongkok yang Beragam

  • AUD/USD menguat tipis di awal sesi Asia.
  • Bendahara Australia mengatakan bahwa tingkat pengangguran di negara tersebut akan naik dari level terendah dalam 48 tahun terakhir.
  • Data Tiongkok terbaru menunjukkan angka yang beragam.
  • Pasar mengantisipasi Federal Reserve (The Fed) akan bersikap dovish dalam pertemuan mendatang pada 26 Juli.
  • Investor menunggu notulen rapat kebijakan moneter Australia.

Pasangan AUD/USD mempertahankan kenaikan moderat selama sesi Asia hari Senin. Pasangan ini turun dari dekat area 0,6900 dan saat ini diperdagangkan di sekitar 0,6825, turun 0,02% pada hari ini. Pertemuan terakhir Reserve Bank of Australia (RBA) akan dirilis pada hari Selasa, bersamaan dengan data ketenagakerjaan pada hari Kamis.

Pada pertemuan kebijakan bulan Juli, bank sentral Australia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (Official Cash Rate/OCR) tidak berubah pada 4,10% setelah data bulan Juni dari Biro Statistik Australia mengungkapkan bahwa ekonomi negara tersebut tumbuh pada tingkat paling lambat dalam 1 - 2 tahun terakhir pada kuartal terakhir, dengan indikasi kontraksi lebih lanjut ke depan.

Bendahara Australia, Jim Chalmers, mengatakan pada hari Minggu bahwa tingkat pengangguran di negara ini akan naik dari level terendah dalam 48 tahun terakhir meskipun pertumbuhan global yang melambat dan tingkat suku bunga yang lebih tinggi.

Perlu dicatat bahwa Michele Bullock akan menjadi wanita pertama yang memimpin Reserve Bank of Australia (RBA), menggantikan Philip Lowe. Deputi Gubernur RBA yang baru juga akan diumumkan dalam beberapa bulan ke depan.

Dari sisi Dolar AS, pembacaan awal Indeks Keyakinan Konsumen University of Michigan (UoM) naik ke 72,6 dari 64,4 di bulan Juni, melampaui ekspektasi pasar sebesar 65,5. Selain itu, harga konsumen AS naik 3,0% dari tahun ke tahun, turun dari 4,0% sebelumnya, dan Indeks Harga Produsen (IHP) naik 0,1%, turun dari 0,9% sebelumnya. Pasar mengantisipasi Federal Reserve (The Fed) untuk tidak terlalu hawkish dalam mengetatkan kebijakan moneter setelah kenaikan suku bunga yang diharapkan pada pertemuan 26 Juli.

Di sisi lain, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi di Tiongkok tetap menjadi fokus. Data terbaru dari Biro Statistik Nasional (NBS) menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok  berada di level 6,3% per tahun, lebih buruk daripada ekspektasi 7,3% dan 4,5%. Di saat yang sama, Produksi Industri YoY naik 4,4% dari 3,5% sebelumnya, di atas konsensus 2,7%.

Selanjutnya, acara penting yang perlu diperhatikan adalah risalah rapat kebijakan moneter Australia dan data Ketenagakerjaan di akhir minggu ini. Selain itu, Penjualan Ritel AS dan data ekonomi Tiongkok dapat berdampak signifikan pada arah AUD/USD dalam waktu dekat.

 

NZD/USD tetap Defensif, Sedikit di atas Pertengahan 0,6300-an setelah Data Makro Tiongkok yang Beragam

Pasangan NZD/USD melanjutkan penurunan korektif yang moderat pada hari Jumat dari area 0,6410, atau level tertinggi sejak Februari dan memulai minggu
Mehr darüber lesen Previous

Analisis Harga AUD/JPY: Rintangan Utama Terlihat di 94,00

Pasangan AUD/JPY turun dari level tertinggi mingguan 95,40 dan tetap stabil di sekitar 94,50 selama awal sesi Asia hari Senin. Menurut grafik satu jam
Mehr darüber lesen Next