AUD/JPY Kehilangan Momentum di Dekat 94,30 setelah Data Tiongkok yang Lebih Lemah, Fokus pada Keputusan RBA
- AUD/JPY turun ke 94,25 setelah data IMP Jasa Tiongkok yang lebih lemah.
- RBA akan mempertahankan suku bunga acuan di 4,10% pada hari Selasa.
- Belanja rumah tangga Jepang mengalami penurunan terbesar dalam hampir dua setengah tahun.
- Para pelaku pasar menunggu keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA), PDB Australia.
Pasangan AUD/JPY kehilangan daya tarik di dekat 94,25 selama jam perdagangan Asia pada hari Selasa. Data IMP Tiongkok yang lebih lemah dari prakiraan menyeret AUD lebih rendah. Para investor menanti peristiwa penting, yaitu keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA). Peristiwa ini dapat memicu volatilitas dalam Dolar Australia (AUD) di sesi berikutnya.
RBA kemungkinan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada 4,10% pada hari Selasa karena inflasi mereda, menurut jajak pendapat Reuters. Namun, para pelaku pasar mengantisipasi bahwa bank sentral akan mempertahankan sikap hawkish-nya dan membuka pintu untuk kenaikan suku bunga tambahan.
Data terbaru dari Caixin pada hari Selasa menunjukkan bahwa Indeks Manajer Pembelian Jasa (IMP) Tiongkok turun menjadi 51,8 di bulan Agustus dari 54,1 di bulan Juli. Penurunan ini memberi tekanan jual pada AUD karena para investor melihat AUD sebagai proksi dari ekonomi Tiongkok.
Sebagai akibat dari kenaikan harga, pengeluaran rumah tangga Jepang mengalami penurunan terbesar dalam hampir dua setengah tahun. Data hari Selasa menunjukkan bahwa pengeluaran rumah tangga turun 5,0% YoY di bulan Juli, lebih buruk dari ekspektasi penurunan 2,5%. Angka ini menandai penurunan selama lima bulan berturut-turut. Bank of Japan (BOJ) mempertahankan kebijakan moneter longgarnya sembari beralih dari kontrol kurva imbal hasil. Anggota Dewan BoJ Toyoaki Nakamura mengatakan pekan lalu bahwa para pembuat kebijakan membutuhkan lebih banyak waktu untuk bertransisi ke pengetatan moneter. Meskipun demikian, kesenjangan kebijakan moneter antara Australia dan Jepang dapat membatasi penurunan pasangan AUD/JPY untuk saat ini.
Para pelaku pasar akan mengamati dengan seksama keputusan suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) pada hari Selasa. RBA diharapkan akan mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah di 4,10% pada pertemuan hari Rabu. Perhatian akan beralih ke Produk Domestik Bruto (PDB) Australia untuk kuartal kedua yang akan dirilis pada hari Rabu. Angka pertumbuhan kuartalan diharapkan akan tumbuh 0,3%. Pada hari Jumat, PDB Jepang untuk kuartal kedua akan dirilis. Para pedagang akan mengambil isyarat dari data-data ini dan mencari peluang perdagangan di sekitar pasangan AUD/JPY.