AUD/JPY Abaikan PDB Australia Kuartal 2 yang Lebih Baik dari Prakiraan, Jatuh ke 94,00 saat Sentimen Buruk

  • AUD/JPY tetap tertekan di tengah sentimen risk-off, mengabaikan angka pertumbuhan Australia yang optimis.
  • PDB Australia Kuartal 2 naik melampaui prakiraan pasar menjadi 0,4% QoQ dan 2,1% YoY.
  • JPY melemah di tengah kekhawatiran seputar intervensi Jepang, perlambatan Tiongkok dan kekhawatiran yang beragam terhadap Australia.
  • Pidato Gubernur RBA Lowe, kekhawatiran campur tangan Jepang dan berita Tiongkok harus diawasi dengan cermat untuk mendapatkan dorongan baru.

AUD/JPY tetap tertekan untuk hari kedua berturut-turut karena para penjual menyerang angka angka bulat 94,00 bahkan setelah menyaksikan angka pertumbuhan Australia yang optimis pada hari Rabu. Dengan demikian, pasangan mata uang ini menegaskan status barometer risiko di tengah kekhawatiran yang berasal dari Tiongkok.

Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua (Q2) Australia naik ke 0,4% QoQ dibandingkan ekspektasi 0,3% dan 0,20% dari pembacaan sebelumnya, namun angka tahunan turun ke 2,1% YoY dari 2,3% pembacaan sebelumnya, dibandingkan dengan estimasi para analis yang sebesar 1,7%.

Perlu dicatat bahwa imbal hasil obligasi Treasury AS bertenor 10 tahun tetap lebih kuat di sekitar 4,27% setelah naik delapan basis poin (bp) menjadi 4,26% pada hari sebelumnya, yang pada gilirannya seharusnya mendorong pasangan AUD / JPY. Namun, kekhawatiran terhadap Tiongkok  dan sikap dovish Reserve Bank of Australia (RBA) memberikan tekanan turun pada pasangan mata uang ini.

Meskipun demikian, kekhawatiran akan perlambatan ekonomi Tiongkok dan soft landing di AS mengguncang sentimen dan mendorong Greenback. Indeks Pembelian Manajer (IMP) Jasa Caixin Tiongkok untuk bulan Agustus turun ke level terendah tahun ini dengan angka 51,8 versus 54,1 sebelumnya. Wang Zhe, Ekonom Senior di Caixin Insight Group mengatakan bahwa pengukur aktivitas bisnis dan total bisnis baru tetap berada di atas 50 selama delapan bulan berturut-turut, namun kedua angka tersebut lebih rendah dari bulan Juli.

Kurangnya kepercayaan pasar terhadap langkah-langkah Tiongkok untuk mempertahankan ekonomi, serta ketegangan Tiongkok-Amerika baru-baru ini atas Taiwan dan ketidaknyamanan bisnis AS di Beijing, juga menantang sentimen pasar dan membebani pasangan mata uang ini.

Dengan demikian, kutipan tersebut mengabaikan serangkaian langkah kuantitatif dan kualitatif yang baru-baru ini diumumkan oleh Tiongkok untuk mempertahankan perekonomian agar tidak kehilangan pemulihan pasca COVID-19. Pada baris yang sama adalah berita yang menunjukkan kemampuan untuk menghindari gagal bayar oleh pemain real estate terbesar di Tiongkok, Country Garden.

Sebelumnya pada hari ini, Bendahara Australia Jim Chalmers mengutip kekhawatiran akan terjadinya penurunan ekonomi yang signifikan karena perlambatan ekonomi Tiongkok dan suku bunga yang lebih tinggi. Hal tersebut bergabung dengan kekhawatiran akan meningkatnya ketegangan AS-Tiongkok akibat pembelaan Menteri Keuangan AS Gina Raimono terhadap tarif saat ini di Beijing, yang akan membuat para penjual AUD/JPY tetap optimis.

Selain itu, yang tampaknya juga membebani harga AUD/JPY adalah kekhawatiran terhadap intervensi Jepang untuk mempertahankan Yen, setelah mata uang Jepang ini mencapai level terendah tahunan terhadap Dolar AS.

Sementara yang menggambarkan sentimen, Kontrak Berjangka S&P500 mencetak pelemahan tipis dengan mengikuti penutupan suram indeks-indeks Wall Street.

Selanjutnya, pidato terakhir Gubernur RBA Lowe sebelum mengundurkan diri akan sangat penting untuk diperhatikan untuk mendapatkan arah yang jelas karena setiap sinyal perubahan kebijakan dapat mendorong AUD lebih jauh ke arah selatan.

Analisis Teknis

Formasi rising wedge berusia lima minggu, saat ini antara 93,70 dan 95,10, membuat apra penjual AUD/JPY tetap optimis.

Takata, BoJ: BoJ harus Merespons Ketidakpastian dengan Cepat dengan Memperhatikan Prospek Ekonomi dan Harga

Anggota dewan Bank of Japan (BoJ) Hajime Takata mengatakan pada hari Rabu, "Saya yakin BoJ harus dengan sabar mempertahankan kebijakan yang mudah meng
अधिक पढ़ें Previous

AUD/USD Bertahan di Dekat Terendah Tahun Ini, di Atas Pertengahan 0,6300-an meski PDB Australia Menguat

Pasangan AUD/USD gagal memanfaatkan kenaikan moderat semalam dari sekitar pertengahan 0,6300-an, atau level terendah sejak November 2022 dan menarik s
अधिक पढ़ें Next