Analisis Harga Perak: XAG/USD Berkonsolidasi di Sekitar $23 karena Fokus Beralih ke Data Inflasi AS

  • Harga perak bergerak di sekitar $23,00 karena fokus bergeser ke data IHK AS untuk bulan Agustus.
  • Para investor tetap khawatir dengan prospek inflasi AS karena pertumbuhan upah yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang stabil.
  • Harga perak masih bergerak sideways di kisaran $22,80-23,20 dari empat sesi perdagangan terakhir.

Hargaperak (XAG/USD) diperdagangkan bolak-balik di sekitar $23,00 di sesi New York. Logam mulia ini tetap berada di dalam hutan selama empat sesi perdagangan terakhir karena para investor telah mengesampingkan data inflasi Amerika Serikat untuk bulan Agustus, yang akan dipublikasikan pada hari Rabu pukul 12:30 GMT/19:30 WIB.

S&P500 telah dibuka dengan catatan bearish karena para investor tetap berhati-hati terhadap Indeks Harga Konsumen (IHK) AS. Para investor tetap khawatir terhadap prospek inflasi karena pertumbuhan upah yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang stabil. Inflasi yang melebihi tingkat yang diinginkan sebesar 2% tampaknya akan terus berlanjut dan tidak akan mudah ditahan oleh Federal Reserve (The Fed). Hal ini akan menjaga harapan untuk satu kali lagi kenaikan suku bunga dari The Fed.

Indeks Dolar AS (DXY) pulih secara signifikan mendekati 104,90 namun kesulitan untuk memperpanjang kenaikan karena para investor menunggu data IHK AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut. Sesuai dengan prakiraan, inflasi utama AS terlihat meningkat pada laju yang lebih kuat sebesar 0,6% karena pulihnya harga bensin. IHK inti yang tidak memasukkan harga minyak dan makanan yang bergejolak diperkirakan akan tumbuh pada laju yang stabil sebesar 0,2%.

Analisis Teknis Perak

Harga perak masih bergerak sideways di kisaran $22,80-23,20 dari empat sesi perdagangan terakhir menjelang rilis data inflasi AS. Logam putih ini menunjukkan tekanan volatilitas, yang diikuti oleh penembusan pada level yang sama. Exponential Moving Average (EMA) periode 100 di $23,17 terus bertindak sebagai barikade utama untuk kenaikan harga Perak. Support horisontal diplot dari level terendah 15 Agustus di $22,23.

Relative Strength Index (RSI) (14) tergelincir ke dalam kisaran bearish 20,00-40,00, yang mengindikasikan bahwa dorongan turun telah dipicu.

Grafik Per Jam Perak

Grafik Per Jam Perak

Prakiaran Harga Emas: XAU/USD Dapat Menerima Dorongan Dari Angka-Angka Inflasi AS – Commerzbank

Pasar menantikan data IHK AS. Para ekonom di Commerzbank menganalisis bagaimana angka-angka tersebut dapat berdampak pada harga Emas.. Angka Inflasi
Leer más Previous

Redbook Index (YoY) Amerika Serikat September 8: 4.6% versus 4.1%

Redbook Index (YoY) Amerika Serikat September 8: 4.6% versus 4.1%
Leer más Next