USD/CHF Membaik ke Tertinggi Lima Bulan di 0,9150, Menantikan Data AS

  • USD/CHF melanjutkan kenaikan ke tertinggi lima bulan di tengah kehati-hatian pasar menjelang data AS.
  • Imbal hasil obligasi AS membaik karena sikap hawkish The Fed dan penguatan Dolar AS (USD).
  • Keputusan mengejutkan SNB menghentikan siklus kenaikan suku bunga melemahkan Franc Swiss (CHF).

USD/CHF melanjutkan kenaikan beruntun yang dimulai pada 19 September dan mencapai tertinggi lima bulan. Harga spot diperdagangkan dekat 0,9140 pada jam-jam awal sesi perdagangan Eropa pada hari Selasa.

Kehati-hatian pasar dan imbal hasil obligasi Pemerintah AS yang optimis mendukung kekuatan pasangan mata uang ini. Sikap hawkish Federal Reserve AS (The Fed) terhadap lintasan suku bunga terus mendorong imbal hasil obligasi Pemerintah AS, yang mendorong Dolar AS (USD).

Indeks Dolar AS (DXY) terus diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 106,10 pada saat ini. Imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10-tahun berada di dekat 4,55%, level tertinggi sejak Oktober 2007.

Namun, peringatan dari Presiden AS Joe Biden dan penasihat senior mengenai potensi konsekuensi shutdown pemerintah federal telah meningkatkan kekhawatiran pasar. Mereka menekankan potensi kesulitan yang mungkin timbul, khususnya yang berdampak pada perempuan berpenghasilan rendah dan anak-anak yang mungkin kehilangan bantuan pangan.

Meskipun terdapat kesepakatan antara Presiden Biden dan Ketua DPR Kevin McCarthy mengenai tingkat belanja pemerintah, Dewan Perwakilan Rakyat yang dikuasai Partai Republik mungkin berupaya untuk melakukan pemotongan anggaran yang besar pada minggu ini.

Pemotongan yang diusulkan ini memerlukan persetujuan dari Senat yang dikuasai Partai Demokrat, yang diprakirakan akan menolaknya. Kegagalan untuk mencapai kesepakatan antara kedua majelis dapat menyebabkan penutupan sebagian pemerintahan pada hari Minggu mendatang.

Investor kemungkinan akan mengamati rilis makro utama minggu ini, termasuk Keyakinan Konsumen, Pesanan Barang Tahan Lama, Klaim Pengangguran Awal, dan Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditures (PCE) Inti AS, yang merupakan pengukur inflasi yang disukai Federal Reserve.

Data penting ini akan memberikan wawasan penting mengenai tekanan inflasi dalam perekonomian AS dan dapat memengaruhi keputusan perdagangan yang melibatkan Dolar AS.

Di sisi Swiss, Swiss National Bank (SNB) telah mengambil keputusan mengejutkan menghentikan siklus kenaikan suku bunga, sebuah langkah yang kontras dengan tindakan-tindakan sebelumnya sejak Maret 2022. Keputusan bank sentral ini disebabkan oleh pengamatan bahwa inflasi telah mereda. Alhasil, keputusan ini memberikan tekanan pada Franc Swiss (CHF).

Data Swiss Survei ZEW – Ekspektasi dan Buletin Kuartalan SNB akan diperhatikan oleh investor untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai situasi ekonomi dan tren bisnis Swiss pada kuartal ini.

 

Pound Sterling Masih Dalam Cengkraman Penjual karena Risiko Perlambatan Semakin Besar

Pound Sterling (GBP) tetap berada dalam lintasan bearish karena investor khawatir terhadap prospek ekonomi Inggris. Pasangan GBP/USD semakin melemah k
อ่านเพิ่มเติม Previous

Forex Hari ini: Dolar AS Menguat Lebih Jauh di Tengah Kenaikan Imbal Hasil, Penghindaran Risiko

Berikut adalah yang perlu Anda ketahui pada Selasa, 26 September: Dolar AS (USD) terus mengungguli para pesaingnya pada Selasa pagi di tengah memburu
อ่านเพิ่มเติม Next