USD/JPY Kehilangan Traksi di Bawah Area 150,00, Pidato Ketua Fed Powel akan Segera Terjadi

  • USD/JPY diperdagangkan di wilayah negatif di dekat 149,80, turun 0,10% pada hari tersebut.
  • Izin Pendirian Bangunan AS dirilis lebih baik dari yang diharapkan; Perumahan Baru dirilis lebih buruk dari konsensus pasar.
  • Laporan kuartalan Bank of Japan (BoJ) menunjukkan pemulihan ekonomi Jepang untuk semua wilayah.
  • Pidato Ketua The Fed Jerome Powell, data inflasi Jepang akan menjadi peristiwa yang diawasi dengan ketat minggu ini.

Pasangan USD/JPY kehilangan momentum di dekat 149,80 selama awal sesi Eropa hari ini (Kamis, 19 Okt.). Penurunan pasangan ini mungkin terbatas karena kenaikan imbal hasil obligasi Treasury AS. Sementara itu, imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun melonjak ke 4,966%, level tertinggi sejak tahun 2007, dan imbal hasil obligasi bertenor 2 tahun tetap di 5,246%. Para investor menunggu data inflasi Jepang pada hari Jumat untuk mendapatkan dorongan baru. Indeks Harga Konsumen Nasional (IHK) Jepang di luar makanan segar diprakirakan naik 2,7% YoY dari 3,1% pada pembacaan sebelumnya.

Data perumahan AS pada hari Rabu menunjukkan hasil yang beragam. Izin Pendirian Bangunan turun menjadi 1,475 juta di bulan September, mengalahkan konsensus pasar sebesar 1,45 juta sedangkan Perumahan Baru naik menjadi 1,35 juta, lebih buruk dari ekspektasi 1,38 juta, data yang diterbitkan oleh Biro Sensus AS. Selain itu, pembaruan Beige Book Fed menunjukkan bahwa prospek ekonomi AS "sedikit atau tidak ada perubahan" antara bulan September dan awal Oktober dan data tersebut mungkin tidak dapat meyakinkan Federal Reserve (Fed) untuk meninggalkan panduan saat ini.

Selain itu, para pejabat the Fed menegaskan kembali sikap mereka untuk mempertahankan suku bunga pada level saat ini. Gubernur The Fed Christopher Waller menyatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan apakah diperlukan lebih banyak tindakan suku bunga kebijakan dan menambahkan bahwa bank sentral dapat membuat keputusan tentang jalur kebijakan tergantung pada data. Sementara itu, Presiden Fed Bank of New York John Williams mengatakan bahwa bank sentral membutuhkan kebijakan moneter yang ketat untuk sementara waktu untuk meredam inflasi.

Para investor akan mengambil lebih banyak isyarat dari pidato Ketua Fed Jerome Powell di sesi Amerika. Komentar hawkish dari para pejabat Fed tentang prospek kebijakan dapat mengangkat permintaan Dolar AS dan bertindak sebagai pendorong bagi pasangan USD/JPY.

Bank of Japan (BoJ) menaikkan penilaiannya untuk enam dari sembilan wilayah ekonomi Jepang dalam laporan kuartalan. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa ekonomi Jepang pulih secara moderat untuk semua wilayah. Namun, banyak wilayah yang mengalami penurunan ekspor dan output.

Awal minggu ini, Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki menolak berkomentar mengenai intervensi mata uang. Diplomat keuangan utama Jepang, Masato Kanda, mengatakan bahwa Yen Jepang (JPY) terus dianggap sebagai aset safe haven dan diuntungkan oleh arus safe haven yang disebabkan oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Kanda juga menegaskan bahwa jika terjadi pergerakan yang berlebihan di pasar mata uang, pihak berwenang akan mengambil langkah seperti menaikkan suku bunga atau melakukan intervensi di pasar. Oleh karena itu, potensi intervensi FX oleh pihak berwenang Jepang dapat membatasi kenaikan pasangan USD/JPY.

Ke depannya, para pelaku pasar akan mengawasi Klaim Pengangguran AS, indeks Fed Philadelphia, dan Penjualan Rumah yang Ada yang akan dirilis pada hari ini (Kamis, 19 Okt.). Selain itu, pidato Ketua Fed Jerome Powell akan dirilis pada sesi Amerika nanti. Pada hari Jumat, Indeks Harga Konsumen Nasional Jepang untuk bulan September akan menjadi peristiwa yang diawasi dengan ketat.

Iklim Bisnis di Bidang Manufaktur Perancis Oktober Dicatat Di 98, Di Bawah Harapan 99

Iklim Bisnis di Bidang Manufaktur Perancis Oktober Dicatat Di 98, Di Bawah Harapan 99
Baca selengkapnya Previous

EUR/GBP Melambung dari Penurunan Baru-Baru Ini di Dekat 0,8680

EUR/GBP diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 0,8680 selama sesi Asia hari ini (Kamis, 19 Okt.). Ketidakpastian tindakan kebijakan selanjutnya oleh B
Baca selengkapnya Next