USD/CHF Meraih Tertinggi Minggu di Sekitar 0,8990, Fokus pada PDB Kuartal Ketiga AS

  • USD/CHF melanjutkan kenaikannya karena melonjaknya imbal hasil Obligasi AS
  • Investor menunggu rilis angka PDB dan PCE Inti AS, mencari tahu kondisi ekonomi AS saat ini.
  • Dolar AS menguat karena data perumahan AS yang lebih kuat dan peningkatan penghindaran risiko.

USD/CHF naik untuk hari ketiga berturut-turut, menandai tertinggi mingguan di sekitar 0,8990 selama sesi Asia pada hari Kamis. Dolar AS (USD) terus menguat didukung oleh melonjaknya imbal hasil obligasi AS, yang memberikan dukungan untuk menopang pasangan USD/CHF.

Investor kemungkinan akan mengamati angka Produk Domestik Bruto (PDB) AS kuartal ketiga dan Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditures (PCE) Inti AS masing-masing pada hari Kamis dan Jumat, yang mungkin memberikan gambaran penting mengenai kinerja ekonomi di Amerika Serikat.

Indeks Dolar AS (DXY) melanjutkan kenaikan beruntunnya untuk 3 hari berturut-turut, berada di sekitar 106,90 pada saat penulisan. Dolar AS menerima dukungan dari data perumahan AS yang lebih kuat dan peningkatan penghindaran risiko.

Biro Sensus AS melaporkan Penjualan Rumah Baru untuk bulan September pada hari Rabu, yang telah melampaui ekspektasi secara signifikan. Angka utama 0,759 juta, melampaui prakiraan konsensus 0,68 juta dan menandai peningkatan dari angka sebelumnya 0,676 juta. Deviasi positif ini mengindikasikan kinerja sektor perumahan yang kuat sehingga berpotensi memengaruhi sentimen pasar.

Pasangan USD/CHF mungkin menghadapi beberapa perlawanan karena berkurangnya ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga lagi oleh Federal Reserve (The Fed) pada akhir tahun 2023. Investor mengikuti beragam komentar baru-baru ini dari para pejabat The Fed, termasuk pernyataan Ketua Jerome Powell bahwa bank sentral saat ini tidak memiliki niat untuk menaikkan suku bunga lagi.

Dolar AS (USD) naik dengan tinggi karena kenaikan imbal hasil obligasi Pemerintah AS baru-baru ini, dengan aspirasi untuk melampaui 5,0%. Saat ini, obligasi Pemerintah AS 10-tahun bertahan stabil di level 4,98%, berkontribusi terhadap penguatan posisi USD.

Franc Swiss mungkin berada dalam perjalanan yang penuh gejolak, mengingat Ekspektasi dalam Survei ZEW pada hari Rabu. Terdapat penurunan kondisi bisnis dan pasar tenaga kerja di Swiss, turun dari 27,6 menjadi 37,8 pada bulan Oktober.

Konflik Timur Tengah awalnya mendukung Franc Swiss (CHF) karena sentimen risiko melemah. Namun, perkembangan terakhir tampaknya mengarahkan investor ke arah Greenback. Sebelumnya pada hari Kamis, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan kesiapannya untuk melakukan serangan darat di Gaza. Hal ini telah memicu pergeseran ke arah sentimen risk-off, sehingga meningkatkan kekuatan pasangan mata uang ini.

Investor menunggu kabar terbaru mengenai perkembangan lebih lanjut ketika Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian melakukan perjalanan ke AS untuk membahas konflik Israel-Hamas.

 

USD/CNH Kini Terlihat Dalam Kisaran 7,3050-7,3470 – UOB

Ekonom Lee Sue Ann dan Ahli Strategi Pasar Quek Ser Leang di UOB Group berpendapat bahwa USD/CNH sekarang diprakirakan akan bergerak antara 7,3050 dan
了解更多 Previous

Prakiraan Harga Emas: Perang akan Terus Dorong Arus Haven Menuju XAU/USD – ANZ

Emas terancam menembus $2.000 karena investor berbondong-bondong mencari aset-aset haven. Para ahli strategi di ANZ Bank menganalisis prospek logam ku
了解更多 Next