Indeks Dolar AS Melemah di Bawah 102,60, Investor Menunggu Data Perumahan AS

  • Indeks Dolar AS (DXY) turun lebih rendah ke 102,45 pada hari Senin.
  • Pernyataan dovish dari para pejabat Federal Reserve (The Fed) memicu reli dalam ekuitas AS dan membebani USD.
  • Para pedagang menunggu data Izin Pendirian Bangunan dan Perumahan Baru AS yang akan dirilis pada hari Selasa.

Indeks Dolar AS (DXY), ukuran nilai Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang mata uang tertimbang yang digunakan oleh mitra dagang AS, kehilangan daya tariknya selama awal sesi Eropa hari Senin. DXY memantul dari posisi terendah multi-bulan di 101,77 dan saat ini diperdagangkan di dekat 102,45, turun 0,15% untuk hari ini.

IMP Jasa AS yang lebih kuat pada hari Jumat mendukung Greenback. Namun, kenaikan masih terbatas di tengah antisipasi tiga kali penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tahun depan. Data yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa pembacaan awal IMP Jasa S&P Global AS naik menjadi 51,3 di bulan Desember dari 50,8 di bulan November, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 50,8. IMP Manufaktur turun menjadi 48,2 di bulan Desember, dibandingkan dengan 49,4 di bulan November dan ekspektasi pasar 49,3. Akhirnya, IMP Komposit naik menjadi 51,0 di bulan Desember dibandingkan 50,7 sebelumnya.

Sikap dovish dari The Fed memicu reli dalam ekuitas AS dan memberi tekanan jual pada Greenback. Pasar uang saat ini melihat peluang hampir 75,0% untuk setidaknya penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Maret 2024, naik dari sekitar 64,5% sebelum keputusan kebijakan terbaru, menurut alat FedWatch CME Group.

Presiden Federal Reserve (The Fed) Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan pada hari Ahad bahwa masih terlalu dini untuk menyatakan kemenangan atas perang inflasi, dan keputusan penurunan suku bunga akan bergantung pada data ekonomi yang akan datang, sedangkan Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa bank sentral dapat mulai memangkas suku bunga pada kuartal ketiga 2024 jika inflasi turun seperti yang diharapkan.

Kemungkinan penurunan suku bunga The Fed tahun depan juga membebani imbal hasil obligasi pemerintah AS. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun mencapai posisi terendah dalam beberapa bulan dan berada di dekat 3,90% karena The Fed mengindikasikan bahwa mereka akan memangkas suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun 2024 setelah pertemuan terakhirnya.

Para pedagang akan mengawasi data Izin Pendirian Bangunan dan Perumahan Baru AS yang akan dirilis pada hari Selasa. Di akhir pekan ini, Kepercayaan Konsumen AS dan Penjualan Rumah Baru akan dirilis pada hari Rabu. Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang disetahunkan (Q3) akan dirilis pada hari Rabu, yang diharapkan akan tetap stabil di 5,2%. Indeks Harga Belanja Konsumsi Perorangan Inti (Core PCE) pada hari Jumat akan menjadi sorotan.

 

Analisis Harga EUR/USD: Pulih Menjelang Data Jerman, Bertahan di Atas 1,0900

EUR/USD mengoreksi penurunan baru-baru ini menjelang data Jerman yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Senin. Pasangan EUR/USD diperdagangkan lebih
Đọc thêm Previous

USD/CHF Bergerak di Bawah 0,8700 terhadap Greenback yang Lemah di Tengah Turunnya Imbal Hasil Obligasi AS

USD/CHF mengoreksi kenaikan baru-baru ini terhadap Dolar AS (USD) yang lemah, yang dapat dikaitkan dengan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS
Đọc thêm Next