AUD/USD Diperdagangkan Sedikit Lebih Tinggi Jelang Data Makroekonomi

  • AUD/USD naik menjelang data penting AS yang dapat berdampak pada pasangan mata uang ini.
  • Harga Produsen dan Penjualan Ritel AS akan dirilis pada hari Kamis.
  • Sikap RBA yang relatif hawkish merupakan faktor pendukung pasangan mata uang ini.

AUD/USD diperdagangkan di 0,6600an pada hari Kamis, naik tiga per seratus persen di sesi Eropa, saat para pedagang menunggu data makroekonomi utama yang dapat berdampak pada pasangan mata uang ini.

Harga di gerbang pabrik AS, atau Harga Produsen, dan Penjualan Ritel AS dijadwalkan dirilis pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB). Data ini mungkin berdampak pada prospek inflasi dan memicu perdebatan mengenai kapan Federal Reserve diprakirakan akan menurunkan suku bunga.

Indeks Harga Produsen selain Pangan dan Energi (IHP Inti), merupakan metrik inflasi yang penting, para ekonom memprakirakan penurunan ke 1,9% YoY yang tercatat di bulan Februari dari 2,0% di bulan Januari. Pada basis bulanan, IHP Inti diprakirakan naik 0,2% dibandingkan kenaikan 0,5% yang terlihat pada bulan sebelumnya.

Indeks Harga Produsen (IHP) umum diprakirakan menunjukkan kenaikan 1,1% YoY dibandingkan 0,9% di Januari, dan naik 0,3% MoM, sama seperti sebelumnya.

Penjualan Ritel AS diprakirakan pulih pada bulan Februari, mencatat kenaikan 0,8% dibandingkan penurunan 0,8% pada bulan Januari. Penjualan yang lebih tinggi dari prakiraan cenderung memacu inflasi dengan implikasi hawkish pada kebijakan suku bunga dan dampak bullish pada USD (bearish untuk AUD/USD).

Analisis Teknis: AUD/USD Dalam Tren Menurun Jangka Panjang

AUD/USD berada dalam tren menurun jangka panjang, menghasilkan lower highs dan lower lows.

AUDUSD
Dolar Australia vs. Dolar AS: Grafik mingguan

AUD/USD baru saja mundur setelah menyentuh garis tren utama dan terdapat risiko penurunan lebih lanjut, sejalan dengan tren menurun jangka panjang.

Penembusan di bawah swing low terakhir pada Oktober 2023 di 0,6442 akan memperkuat prospek bearish dan mungkin membuat harga semakin turun ke sekitar 0,6170 terendah Oktober 2022.

Atau, penembusan di atas 0,6871 tertinggi Desember 2023 akan mengindikasikan tren jangka panjang mungkin berbalik dan Dolar Australia mungkin bersiap untuk naik ke lereng yang lebih cerah.

Dolar AS Pulih saat Investor Bersiap Menghadapi Data Penjualan Ritel, IHP AS

Dolar AS (USD) diperdagangkan di zona hijau pada hari Kamis menjelang rilis data Penjualan Ritel dan Indeks Harga Produsen (IHP), dan Klaim Pengangguran mingguan AS. Ada dua faktor pendorong yang tampaknya mendukung USD: Pertama, People’s Bank of China (PBoC) menetapkan Yuan lebih lemah secara substansial terhadap Greenback untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan. Kedua, para anggota European Central Bank (ECB) hampir kehabisan tenaga dalam berebut kapan waktu yang tepat untuk penurunan suku bunga pertam
了解更多 Previous

Producer Price Index (MoM) Amerika Serikat Februari Keluar Sebesar 0.6% Mengungguli Harapan 0.3%

Producer Price Index (MoM) Amerika Serikat Februari Keluar Sebesar 0.6% Mengungguli Harapan 0.3%
了解更多 Next