Pound Sterling Masih Berada di Ujung Tanduk Menjelang Data Inflasi AS

  • Pound Sterling bergerak sideways di dekat 1,2680 setelah terkoreksi dari 1,2700 dengan perhatian tertuju pada data inflasi AS untuk bulan Maret.
  • Data PDB bulanan Inggris untuk bulan Februari akan memberikan petunjuk baru mengenai kinerja ekonomi.
  • Meningkatnya krisis biaya hidup di Inggris mendukung prospek penurunan suku bunga BoE.

Pound Sterling (GBP) menunjukkan ketidakpastian di sesi London hari Rabu menjelang data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat (AS) untuk bulan Maret, yang akan dirilis pada pukul 12:30 GMT/19:30 WIB. Para ekonom mengharapkan inflasi AS akan tetap relatif tinggi di bulan Maret karena kenaikan harga minyak, biaya asuransi, dan biaya sewa.

Tekanan harga yang tinggi akan menggeser ekspektasi pasar akan pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) ke kuartal ketiga tahun ini. Sebaliknya, angka yang lebih lemah dari prakiraan akan memperkuat spekulasi penurunan suku bunga di bulan Juni.

Dari sisi domestik, Pound Sterling akan dipandu oleh Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Inggris dan data pabrik untuk bulan Februari, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat.

Data PDB akan memberikan gambaran mengenai kondisi ekonomi. Data pabrik mewakili sektor manufaktur negara tersebut, sebuah indikator utama permintaan secara keseluruhan. Angka-angka yang lemah akan meningkatkan ekspektasi untuk penurunan suku bunga Bank of England (BoE) lebih awal, sementara data yang lebih baik dari ekspektasi akan mengindikasikan bahwa ekonomi kembali pulih.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Pound Sterling Menunggu Inflasi AS untuk Mendapatkan Petunjuk Baru

  • Pound Sterling menghadapi beberapa aksi jual saat mencoba melampaui resistance level bulat 1,2700 di tengah ketidakpastian menjelang data inflasi harga konsumen Amerika Serikat untuk bulan Maret.
  • Inflasi utama tahunan diprakirakan akan meningkat menjadi 3,4% dari 3,2% yang tercatat di bulan Februari. Inflasi inti, yang menghilangkan harga-harga makanan dan energi yang volatil, diprakirakan melambat menjadi 3,7% dari 3,8% pada periode yang sama. Secara bulanan, IHK umum dan IHK inti diprakirakan meningkat pada laju yang lebih lambat yaitu 0,3% dibandingkan 0,4% di bulan Februari.
  • Kenaikan inflasi bulanan yang diprakirakan akan terjadi kemungkinan tidak akan cukup untuk meyakinkan para pembuat kebijakan Federal Reserve (TheFed) bahwa inflasi akan kembali ke tingkat yang diinginkan yaitu 2%. Agar inflasi dapat turun ke target 2%, IHK bulanan harus meningkat pada laju yang stabil sebesar 0,17% sepanjang tahun.
  • Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Dolar AS terhadap enam mata uang utama, naik ke 104,15. Ketidakpastian di antara para pelaku pasar menjelang rilis data inflasi AS memberikan dukungan kepada Dolar AS. Data inflasi akan memberikan petunjuk mengenai kapan Federal Reserve dapat mulai menurunkan suku bunga.
  • Dari Inggris, meningkatnya beban biaya hidup yang lebih tinggi pada rumah tangga telah mendorong permintaan penurunan suku bunga oleh Bank of England. Survei terbaru dari Financial Conduct Authority (FCA) menunjukkan bahwa individu-individu yang kesulitan membayar tagihan dan cicilan kredit turun di bulan Januari setiap tahunnya. Badan tersebut memperkirakan bahwa 7,4 juta orang menghadapi masalah dalam menangani pengeluaran bulanan mereka, lebih rendah dari 10,9 juta yang tercatat pada Januari 2023 tetapi masih jauh lebih tinggi dari 5,8 juta yang tercatat pada Februari 2020.
  • Investor mengharapkan BoE akan beralih ke penurunan suku bunga setelah pertemuan Juni. Spekulasi ini didorong setelah Gubernur Andrew Bailey mengatakan ekspektasi pasar untuk dua atau tiga kali penurunan suku bunga tahun ini "masuk akal".

Analisis Teknis: Pound Sterling Menghadapi Tekanan di Dekat 1,2700

GBP/USD

Pound Sterling kesulitan untuk melanjutkan kenaikan di atas resistance level bulat di 1,2700. Pasangan GBP/USD diprakirakan akan tetap sideways karena investor menunggu data IHK AS. Cable diperdagangkan di dalam kisaran perdagangan hari Selasa, menunjukkan tren sideways. Exponential Moving Average (EMA) 200 hari di dekat 1,2570 mendukung kenaikan Pound Sterling.

Pada sisi bawah, level psikologis 1,2500 yang diplot dari level terendah 8 Desember akan menjadi support utama untuk Cable.

Relative Strength Index (RSI) 14 periode berosilasi di dalam kisaran 40,00-60,00, menunjukkan keraguan di antara para pelaku pasar.

 

Pratinjau Keputusan BoC: Suku Bunga Tetap Tidak Berubah karena Fokus Taruhan Penurunan Suku Bunga Bulan Juni

Ada antisipasi luas bahwa Bank of Canada (BoC) akan mempertahankan suku bunga kebijakannya di 5,0% untuk keenam kalinya berturut-turut selama pertemuan kebijakan mendatang pada hari Rabu. Laporan Kebijakan Moneter (MPR) yang baru dengan prediksi ekonomi yang diperbarui, serta konferensi pers, akan menyertai keputusan bank mengenai suku bunga.
อ่านเพิ่มเติม Next