EUR/USD Jungkir Balik dalam Kisaran Sebelum IHK AS
- EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran sempit menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen AS untuk bulan Maret.
- Pasangan mata uang ini diperdagangkan di antara Simple Moving Average 50, 100, dan 200 hari.
- Pertemuan ECB pada hari Kamis kemungkinan akan membawa volatilitas pada EUR/USD.
EUR/USD diperdagangkan di 1,0850-an pada hari Rabu, tidak banyak berubah dari penutupan hari sebelumnya karena para pedagang menunggu data makroekonomi utama dari AS dalam bentuk Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk bulan Maret, yang akan dirilis pada awal sesi AS.
EUR/USD Dapat Menembus Level Tinggi setelah Data IHK
EUR/USD dapat mengalami peningkatan volatilitas dari data IHK jika data tersebut menyimpang secara signifikan dari ekspektasi.
Para ekonom memprakirakan bahwa data tersebut akan menunjukkan harga-harga di AS telah naik 3,4% YoY pada bulan Maret dan 3,7% YoY untuk barang-barang inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi yang bergejolak.
Hasil yang sesuai dengan ekspektasi masih akan mengindikasikan tingkat inflasi yang jauh di atas target 2,0% Federal Reserve (The Fed). Penurunan yang lebih besar akan diperlukan sebelum The Fed kemungkinan akan menurunkan suku bunga dari level 5,5% saat ini.
Berbeda dengan The Fed, Bank Sentral Eropa (ECB) dipandang lebih mungkin untuk menurunkan suku bunga lebih awal di tengah ekspektasi pertumbuhan dan inflasi yang lebih lemah.
Untuk EUR/USD, dipertahankannya suku bunga yang lebih tinggi di AS dibandingkan dengan Zona Euro merupakan faktor bearish. Hal ini dikarenakan bunga yang relatif lebih tinggi menarik arus masuk modal asing, dan dalam hal ini mendukung Dolar AS.
Pertemuan ECB di depan mata
EUR/USD dapat mengalami volatilitas lebih lanjut pada hari Kamis setelah Bank Sentral Eropa (ECB) mengadakan pertemuan kebijakan bulan April.
Beberapa anggota ECB, seperti Presiden Banque de France, François Villeroy de Galhau telah menyebutkan bulan April sebagai waktu yang memungkinkan bagi ECB untuk mengimplementasikan pemotongan suku bunga pertama.
Namun, mayoritas anggota ECB berpendapat bahwa bulan April masih terlalu dini karena ECB belum memiliki data upah terbaru, dan inflasi upah dipandang sebagai input penting dalam model inflasi dan proses pengambilan keputusan.
Namun, EUR/USD masih dapat bergerak jika bahasa dalam pernyataan yang menyertainya menunjukkan probabilitas yang lebih tinggi dari ECB untuk melakukan pemotongan suku bunga pada bulan Juni.
Analisis Teknis: EUR/USD Semakin Terlihat Terbatas pada Kisaran
EUR/USD tampak terperangkap dalam jepitan tiga Simple Moving Average (SMA) yang signifikan. Pasangan mata uang ini tampak berada dalam tren sideways secara keseluruhan pada grafik jangka pendek 4 jam.
SMA 50 hari dan 200 hari menyediakan support di 1,0830 dan 1,0831, sementara SMA 100 hari bertindak sebagai resistance di 1,0873.
Grafik Harian EUR/USD
Penembusan yang menentukan di atas SMA 100-hari dapat melihat rally ke level tertinggi 21 Maret di 1,0942.
Sebagai alternatif, penembusan yang menentukan di bawah klaster MA di 1,0830-an dapat melihat pullback berevolusi turun ke support di level terendah 2 April di 1.0725.
Penembusan yang menentukan di bawah ini akan ditandai dengan candle panjang berwarna merah yang menembus dan menutup di dekat level terendahnya, atau tiga candle berwarna merah berturut-turut, menembus level tersebut.
Hal yang sama juga berlaku untuk penembusan yang menentukan di atas, kecuali dengan candle berwarna hijau dan bukan merah.
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen (YoY)
Kecenderungan inflasi atau deflasi diukur dengan menjumlahkan harga sekeranjang barang dan jasa yang representatif secara berkala dan menyajikan data sebagai Indeks Harga Konsumen (IHK). Data IHK dikompilasi setiap bulan dan dirilis oleh Departemen Statistik Tenaga Kerja AS. Angka YoY membandingkan harga barang di bulan referensi dengan bulan yang sama di tahun sebelumnya, dan IHK adalah indikator utama untuk mengukur inflasi dan perubahan tren pembelian. Secara umum, angka yang tinggi dianggap bullish bagi Dolar AS (USD), sementara angka yang rendah dianggap bearish.
Baca lebih lanjut.Rilis berikutnya: Rabu, 10 April 2024 12:30 GMT (19:30 WIB)
Frekuensi Bulanan
Konsensus: 3.4%
Sebelumnya: 3,2
Sumber: Biro Statistik Tenaga Kerja AS
