Williams, The Fed: Prospeknya Tidak Pasti, The Fed Harus Bergantung pada Data

Presiden Federal Reserve (The Fed) Bank of New York John Williams mengatakan pada hari Kamis bahwa The Fed harus bergantung pada data karena prospeknya masih tidak pasti, seperti dilansir Reuters.

Poin-Poin Penting

"The Fed memprakirakan penurunan suku bunga dimulai tahun ini."

"Prospeknya tidak pasti, The Fed harus bergantung pada data."

"Inflasi bergerak menuju 2%, diprakirakan akan ada hambatan lebih lanjut."

"The Fed telah membuat kemajuan besar dalam menurunkan inflasi."

"Risiko-risiko di antara inflasi dan pengangguran bergerak menuju keseimbangan yang lebih baik."

"Memprakirakan tingkat pengangguran naik ke 4% tahun ini."

"Inflasi akan berada di 2,25%-2,5% tahun ini."

"Inflasi akan kembali ke 2% tahun depan."

"Fokus untuk mengembalikan inflasi ke 2%."

"Memprakirakan PDB AS akan mencapai 2% tahun ini."

"Pasar tenaga kerja tetap kuat."

"Perumahan sangat kuat tetapi tidak ada tanda-tanda bubble."

"Melambatnya limpasan neraca tidak berarti mengakhiri proses."

“Bukti mengindikasikan tingkat cadangan masih melimpah.”

"Area real estat komersial yang menjadi perhatian, akan memerlukan waktu untuk menyelesaikannya."

Reaksi Pasar

Komentar-komentar ini tampaknya tidak berdampak signifikan terhadap valuasi Dolar AS. Pada saat berita ini dimuat, Indeks Dolar AS hampir tidak berubah hari ini di 105,15.

Presiden ECB Lagarde: Tekanan Harga Secara Bertahap Mereda

Christine Lagarde, Presiden European Central Bank (ECB), menjelaskan keputusan ECB mempertahankan suku bunga utama tidak berubah pada bulan April dan menanggapi pertanyaan pers.
Mehr darüber lesen Previous

Presiden ECB Lagarde: Tidak Dapat Berasumsi Inflasi Zona Euro akan Mencerminkan Inflasi AS

Christine Lagarde, Presiden European Central Bank (ECB), menjelaskan keputusan ECB mempertahankan suku bunga utama tidak berubah pada bulan April dan menanggapi pertanyaan pers.
Mehr darüber lesen Next