USD/IDR Melemah dan Membawa Rupiah Sedikit Menguat ke 16.377, Tunggu Data Penting AS Pekan Ini

  • Rupiah sedikit menguat, USD/IDR sedang diperdagangkan di 16.377 sejauh ini.
  • Rupiah masih terseret oleh suku bunga The Fed yang tetap tinggi.
  • Fokus minggu ini akan tertuju pada PDB dan PCE AS.

Kemarin, USD/IDR merosot ke level terendah harian di 16.350 dan ditutup pada 16.387, masih bertahan di atas level yang merupakan batas atas formasi persegi panjang yang terbentuk pada 29 Mei lalu. Level tersebut sekarang menjadi support di 16.330. Pada hari ini, Rupiah (IDR) menguat ke 16.377 di perdagangan sesi Asia sejauh ini. 

Dolar AS (USD) yang diukur oleh Indeks Dolar AS (DXY) tampak melemah dan mencatatkan level terendah harian kemarin di 105,37, dan sedang diperdagangkan di 105.43 menjelang sejumlah data penting Amerika Serikat yang akan dirilis pada pekan ini.

Menurut Sri Mulyani, Menteri Keuangan Indonesia, dalam Konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), tekanan terhadap Rupiah disebabkan oleh beberapa faktor global, seperti menguatnya perekonomian AS sehingga The Fed masih mempertahankan suku bunga tinggi yang lebih lama, serta perbedaan suku bunga di antara negara-negara besar, di mana ECB telah memangkas suku bunganya.

Sementara dari dalam negeri, Sri Mulyani meyakini bahwa fundamental di Indonesia masih kuat yang ditunjukkan oleh data-data makro Indonesia seperti Indeks Manajer Pembelian dan Indeks Keyakinan Konsumen yang masih berada di wilayah ekspansi. Pemerintah yang baru (Prabowo-Gibran) memastikan akan menjaga disiplin dalam mengelola fiskal Indonesia.

Semalam, Presiden Federal Reserve (The Fed) Bank of San Francisco Mary Daly mencatat bahwa meskipun angka inflasi baru-baru ini membaik, The Fed saat ini hanya memiliki pilihan untuk mempertahankan suku bunganya tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama jika target The Fed sebesar 2% belum tercapai.

Selanjutnya dalam minggu ini, para pedagang akan mencermati sejumlah data penting dalam perekonomian AS. Produk Domestik Bruto (PDB) Disetahunkan untuk kuartal pertama akan dirilis pada hari Kamis dan Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) pada hari Jumat. 

Level-Level Teknis USD/IDR

Overview
Today last price 16370.3
Today Daily Change -19.7000
Today Daily Change % -0.12
Today daily open 16390
 
Trends
Daily SMA20 16318.5975
Daily SMA50 16192.957
Daily SMA100 15966.116
Daily SMA200 15784.0693
 
Levels
Previous Daily High 16480.4
Previous Daily Low 16333.35
Previous Weekly High 16516.15
Previous Weekly Low 16310
Previous Monthly High 16283
Previous Monthly Low 15716.5
Daily Fibonacci 38.2% 16389.5231
Daily Fibonacci 61.8% 16424.2269
Daily Pivot Point S1 16322.1
Daily Pivot Point S2 16254.2
Daily Pivot Point S3 16175.05
Daily Pivot Point R1 16469.15
Daily Pivot Point R2 16548.3
Daily Pivot Point R3 16616.2

 

 

Perdana Menteri Tiongkok Li: Kami Yakin dan Mampu Mencapai Target Pertumbuhan Setahun Penuh Sekitar 5%

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang menyampaikan pandangannya mengenai perekonomian dalam pidatonya pada hari Selasa.
Baca lagi Previous

Yen Jepang Membaik Kemungkinan karena Intervensi Verbal oleh Hayashi dari Jepang

Yen Jepang (JPY) melanjutkan kenaikannya untuk 2 sesi berturut-turut di hari Selasa. Pasangan USD/JPY masih berada dalam jarak dekat dengan level 160,00 yang baru-baru ini mendorong pihak berwenang Jepang untuk mengeluarkan miliaran Dolar dalam intervensi pembelian Yen, demikian dikutip dari Reuters.
Baca lagi Next