Cadangan Devisa Indonesia di Bulan Juli 2024 Meningkat ke USD 145,4 Miliar

Cadangan Devisa Indonesia di bulan Juli 2024 naik ke USD 145,4 miliar versus USD 140,2 miliar yang tercatat pada bulan Juni 2024, seperti yang telah dilaporkan oleh Bank Indonesia (BI).

Kenaikan Cadangan Devisa ini didukung oleh peningkatan penerbitan sukuk global pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa. Posisi ini juga setara dengan pembiayaan untuk 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank sentral ini menyatakan bahwa cadangan devisa pada bulan-bulan mendatang akan tetap memadai, didukung oleh prospek ekspor yang positif, surplus dalam neraca modal dan finansial, serta imbal hasil investasi yang menarik.

Reaksi Pasar

Pasangan USD/IDR diperdagangkan di 16.135 setelah rilis laporan Cadangan Devisa Indonesia tersebut pada saat berita ini ditulis.

GBP/USD Bergerak di Atas 1,2700 karena Meningkatnya Peluang Penurunan Suku Bunga The Fed di Bulan September

GBP/USD mengoreksi penurunan baru-baru ini, diperdagangkan di sekitar 1,2710 selama sesi Asia pada hari Rabu. Kenaikan ini dapat dikaitkan dengan Dolar AS (USD) yang melemah menyusul meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga yang lebih agresif mulai bulan September setelah data ketenagakerjaan AS yang lebih lemah di bulan Juli meningkatkan ketakutan akan resesi AS yang membayangi.
了解更多 Previous

USD/IDR Terus Lemah, Rupiah Menguat ke 16.132 saat CaDev Indonesia Naik ke USD 145,4 Miliar

Pasangan mata uang USD/IDR melanjutkan pelemahannya di perdagangan sesi Asia, dengan menembus di bawah level 16.150.
了解更多 Next