USD/JPY Mundur Lebih dari 50 Poin dari Puncak Sesi Asia, Turun di Bawah Pertengahan 47,00-an

  • USD/JPY mendapatkan beberapa traksi positif pada hari Senin, meskipun kesulitan untuk memanfaatkan pergerakan tersebut.
  • Ekspektasi kebijakan BoJ-The Fed yang berbeda menjadi faktor kunci yang membatasi kenaikan lebih lanjut.
  • Nada risiko yang positif melemahkan safe-haven JPY dan dapat memberikan dukungan pada pasangan mata uang ini.

Pasangan mata uang USD/JPY berusaha keras untuk memanfaatkan kenaikan moderat di sesi Asia ke level 148,00 dan turun ke level terendah baru harian dalam satu jam terakhir. Harga spot tersebut saat ini diperdagangkan tepat di bawah pertengahan 147.00-an dan tampaknya berisiko untuk melanjutkan penurunan retracement hari Jumat dari puncak dua minggu.

Sentimen risk-on yang umum, didukung oleh tanda-tanda meredanya kekhawatiran akan resesi di AS, melemahkan safe haven Yen Jepang (JPY) dan memberikan dukungan pada pasangan mata uang USD/JPY di tengah kenaikan Dolar AS (USD) yang moderat. Meskipun demikian, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah membatasi optimisme di pasar. Selain itu, ekspektasi kebijakan Bank of Japan (BoJ)-Federal Reserve (The Fed) yang berbeda tetap membatasi kenaikan yang berarti bagi pasangan mata uang ini.

Para investor tampaknya yakin bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua yang lebih kuat pada hari Kamis yang dirilis dari Jepang dapat mendorong Bank of Japan (BoJ) untuk terus menaikkan suku bunga. Sebaliknya, bank sentral AS hampir pasti akan memulai siklus pelonggaran kebijakan di bulan September. Pertaruhan ini ditegaskan kembali oleh pernyataan Presiden The Fed San Francisco Mary Daly bahwa bank sentral AS perlu mengambil pendekatan bertahap untuk menurunkan biaya pinjaman.

Dengan latar belakang fundamental yang disebutkan di atas menunjukkan bahwa jalur yang paling mungkin bagi pasangan mata uang USD/JPY adalah ke arah bawah. Namun, para investor mungkin lebih memilih untuk menunggu lebih banyak isyarat mengenai jalur pemangkasan suku bunga The Fed sebelum menempatkan posisi untuk langkah selanjutnya. Oleh karena itu, fokus akan tetap pada rilis Risalah Rapat FOMC pada hari Rabu, yang akan diikuti oleh pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole pada hari Jumat.

 

 

PBOC Menetapkan Kurs Tengah USD/CNY pada 7,1415 versus 7,1464 Sebelumnya

People's Bank of China (PBOC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan hari Senin di 7,1415, dibandingkan dengan penetapan hari Jumat di 7,1464 dan 7,1548 estimasi Reuters.
了解更多 Previous

Rupiah Tunjukkan Kekuatannya di 15.609, setelah Dolar AS Tertekan Lebih Jauh

Senin, pagi ini di perdagangan sesi Asia, Rupiah Indonesia (IDR) telah menjejakkan penguatannya di level 15.609.
了解更多 Next