USD/IDR Anjlok Hingga ke 15.095 setelah Keyakinan Konsumen AS CB Melemah

  • Rupiah Indonesia melanjutkan kembali penguatannya hingga ke 15.095 melawan Dolar AS.
  • Keyakinan Konsumen AS Conference Board di bulan September merosot ke 98,7.
  • Menunggu data Penjualan Rumah Baru AS untuk bulan Agustus dan pidato Dewan Gubernur The Fed Adriana D. Kugler.

Pasangan mata uang USD/IDR anjlok di bawah batas bawah kisaran sebelumnya yang terbentuk di 15.150-15.200 ke 15.095 pada perdagangan di sesi Asia pagi ini. Penguatan Rupiah didorong oleh melemahnya Dolar AS setelah rilis data Keyakinan Konsumen AS semalam.

Indeks Dolar AS (DXY) yang mengukur Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, menembus di bawah level support 100,50 akibat data Keyakinan Konsumen AS di bulan September yang dilaporkan oleh Conference Board turun ke 98,7 dari 105,6 yang tercatat pada bulan sebelumnya.

Gubernur Federal Reserve (The Fed) Michelle Bowman menyebutkan dalam pidatonya semalam di acara Konvensi Tahunan Asosiasi Bankir Kentucky di Virginia, bahwa ia tidak setuju dengan pemangkasan sebesar setengah poin, siklus pemotongan suku bunga sebesar seperempat poin persentase akan lebih memperkuat kekuatan kondisi ekonomi sekaligus dengan yakin mengakui kemajuan menuju tujuan The Fed.

Malam ini fokus pasar akan tertuju pada Penjualan Rumah Baru AS untuk bulan Agustus, dilanjutkan dengan pidato Adriana D. Kugler, yang merupakan anggota Dewan Gubernur Federal Reserve. Pasar mengharapkan komentar-komentar dovish lainnya dari para pejabat The Fed yang berpotensi terus menekan Dolar AS (USD) dan membuat Rupiah (Indonesia) menguat lebih jauh.

Pada perdagangan hari ini Rupiah diprakirakan akan bergerak dalam rentang perdagangan yang lebih rendah antara 15.070-15.150. Sementara itu, berdasarkan proyeksi teknis, indikator Relative Strength Indeks (RSI) pada grafik 4 jam telah bergerak di wilayah jenuh jual 28,8, yang menunjukkan bahwa mata uang ini memiliki peluang untuk memantul ke batas atas kisaran yang disebutkan.
 

AUD/JPY Bertahan pada Kenaikan Moderat di Dekat Puncak Multi-Pekan, tetap di Bawah Angka 99,00

Pasangan AUD/JPY diperdagangkan dengan bias positif selama sesi Asia pada hari Rabu dan saat ini berada tepat di bawah angka 99,00, atau di atas level tertinggi tiga pekan yang disentuh pada hari sebelumnya. Sementara itu, latar belakang fundamental yang beragam, memerlukan kehati-hatian bagi para pedagang bullish dan sebelum memposisikan diri untuk berlanjutnya lintasan naik baru-baru ini yang disaksikan selama sekitar dua pekan terakhir.
Mehr darüber lesen Previous

NZD/USD Naik ke Level Tertinggi Sembilan Bulan di Dekat 0,6350 karena Tiongkok Suntikkan Stimulus Moneter Baru

NZD/USD melanjutkan kenaikan untuk 3 sesi berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 0,6340 selama jam-jam Asia hari Rabu. Pasangan mata uang ini menandai level tertinggi sembilan bulan di 0,6355 pada hari sebelumnya. Kenaikan Dolar Selandia Baru (NZD) dapat dikaitkan dengan prospek yang lebih kuat untuk arus masuk mata uang asing di tengah stimulus moneter baru oleh mitra ekspor terbesar Selandia Baru, yaitu Tiongkok.
Mehr darüber lesen Next