PTBA Tidak Tunjukkan Pergerakan Signifikan di 2.680 meski Bukit Asam Catatkan Rekor Penjualan Batu Bara di 2024
- PTBA tidak merespon laporan penjualan perseroan.
- PT Bukit Asam melaporkan penjualan batu bara 42,9 juta ton di 2024, rekor tertinggi.
- Saham perseroan masih dibatasi oleh tertinggi dan terendah 2025.
Saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berada di 2.680, tidak berubah pada saat penulisan. PTBA dibuka di 2.680, mencatatkan tertinggi dan terendah hari masing-masing di 2.690 dan 2.670 di jam-jam awal pembukaan. Saham ini mencoba mempertahankan pemulihan dari 2.600, terendah 2025 yang diraih pada 14 Januari. Dan sejauh tahun ini, PTBA turun 2,55%.
PTBA tidak menunjukkan pergerakan signifikan meskipun perseroan mencatatkan rekor penjualan pada tahun lalu. Sebelumnya hari ini, PT Bukit Asam Tbk melaporkan rekor tertinggi penjualan batu bara sebesar 42,9 juta ton pada tahun 2024, tumbuh 16% pada basis tahunan dari 37 juta ton pada tahun 2023. Penjualan masih lebih besar ke pasar domestik di 53% dan ekspor 47%. Untuk 2025, perseroan menargetkan penjualan 50,1 juta ton.
Tren jangka menengah PTBA adalah bearish, seperti yang diindikasikan oleh posisi saham ini yang berada di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari yang saat ini berada di 2.750. Namun dalam jangka pendek, saham ini bergerak naik turun di antara tertinggi dan terendah 2025 yang masing-masing berada di 2.760 dan 2.600. PTBA perlu menembus salah satu sisi untuk dapat menentukan pergerakan arah signifikan berikutnya.
Dari sisi level-level teknis, sisi atas PTBA dibatasi oleh resistance terdekat di 2.740 (tertinggi 22 Januari 2025), 2.760 (tertinggi 2025 yang diraih pada 2 Januari), dan 2.860 (tertinggi 10 dan 11 Desember 2024). Sedangkan untuk sisi bawah, saham ini bisa ditopang oleh support di 2.630 (terendah 31 Januari 2025), 2.600 (terendah 2025 yang diraih pada 14 Januari), dan 2.570 (terendah 19 Desember 2024).
