Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Naik di Atas $36,00, Mengalami Kenaikan Lebih dari 1%

  • Perak berkonsolidasi selama dua hari di kisaran $36,00–$36,60 meskipun sentimen pasar positif.
  • RSI menunjukkan kelanjutan bullish, tetapi tidak ada puncak baru sejak puncak 18 Juni di $37,31.
  • Penembusan di bawah $36,00 berisiko pullback menuju $35,00 dan SMA 50-hari di $34,24.

Harga perak mencetak keuntungan yang solid pada hari Rabu, naik 1,40%, namun tetap berkonsolidasi dalam kisaran $36,00-$36,60 selama dua hari berturut-turut. Suasana pasar yang positif dan kekuatan Dolar AS yang luas membatasi kenaikan logam abu-abu ini.

Perkiraan Harga XAG/USD: Prospek Teknis

Dari sudut pandang teknis, XAG/USD tetap memiliki bias naik, meskipun gagal mencetak higher high baru sejak 18 Juni, ketika Perak mencapai puncak tahunan di $37,31. Pada saat yang sama, level terendah siklus terbaru yang dicapai pada 23 Juni di $35,82, tetap dihormati. Ini, bersama dengan para pembeli yang mengumpulkan momentum seperti yang digambarkan oleh Relative Strength Index (RSI), menunjukkan bahwa kenaikan lebih lanjut diharapkan.

Dengan demikian, level resistance pertama untuk XAG/USD adalah $37,00. Jika terlampaui, langkah berikutnya adalah puncak tahunan di $37,31, sebelum menguji puncak 29 Februari 2012 di $37,49. Penembusan level yang terakhir akan mengekspos $38,00

Di sisi lain, Perak dapat berbalik negatif jika harga spot turun di bawah $36,00, membuka jalan untuk menguji $35,82. Setelah terlewati, langkah berikutnya adalah $35,00, sebelum menantang Simple Moving Average (SMA) 50-hari di $34,24.

Grafik Harga XAG/USD – Harian

Pertanyaan Umum Seputar Perak

Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.

Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.

Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.

Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.

EUR/USD Bertahan Dekat 1,1800 saat Data Lapangan Pekerjaan AS yang Lemah Memicu Taruhan Penurunan Suku Bunga Fed

Euro (EUR) mencatat kerugian minimal sebesar 0,08% terhadap Dolar AS (USD), diperdagangkan di bawah angka 1,1800 pada hari Rabu. Laporan lapangan pekerjaan AS yang lebih buruk dari yang diprakirakan meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) mungkin akan menurunkan suku bunga di tengah kekhawatiran terhadap resesi yang semakin meningkat di ekonomi terbesar di dunia.
Baca lagi Previous

AUD/USD Stabil Menjelang Data Perdagangan dari Australia dan NFP AS

Dolar Australia diperdagangkan datar terhadap Dolar AS pada hari Rabu karena kedua ekonomi menunggu rilis data ekonomi yang krusial pada hari Kamis
Baca lagi Next