Presiden AS Donald Trump Mengatakan Perundingan Perdagangan dengan India Masih Berlanjut
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pemerintahannya terus melakukan negosiasi dengan India untuk mengatasi hambatan perdagangan antara kedua negara, lapor Reuters pada Selasa malam.
Kutipan-Kutipan Utama
Saya senang mengumumkan bahwa India dan Amerika Serikat terus melakukan negosiasi untuk mengatasi hambatan perdagangan.
India dan Amerika Serikat terus melakukan negosiasi untuk mengatasi hambatan perdagangan antara kedua negara kita.
Saya menantikan untuk berbicara dengan teman baik saya, Perdana Menteri Modi, dalam beberapa minggu mendatang.
Saya menantikan untuk berbicara dengan teman baik saya, Perdana Menteri Modi, dalam beberapa minggu mendatang.
Saya yakin tidak akan ada kesulitan dalam mencapai kesimpulan yang sukses bagi kedua negara besar kita.
Reaksi Pasar
Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang USD/INR diperdagangkan 0,30% lebih tinggi pada hari ini di level 88,38.
Pertanyaan Umum Seputar Tarif
Meskipun tarif dan pajak keduanya menghasilkan pendapatan pemerintah untuk mendanai barang dan jasa publik, keduanya memiliki beberapa perbedaan. Tarif dibayar di muka di pelabuhan masuk, sementara pajak dibayar pada saat pembelian. Pajak dikenakan pada wajib pajak individu dan perusahaan, sementara tarif dibayar oleh importir.
Ada dua pandangan di kalangan ekonom mengenai penggunaan tarif. Sementara beberapa berpendapat bahwa tarif diperlukan untuk melindungi industri domestik dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, yang lain melihatnya sebagai alat yang merugikan yang dapat berpotensi mendorong harga lebih tinggi dalam jangka panjang dan menyebabkan perang dagang yang merusak dengan mendorong tarif balas-membalas.
Selama menjelang pemilihan presiden pada November 2024, Donald Trump menegaskan bahwa ia berniat menggunakan tarif untuk mendukung perekonomian AS dan produsen Amerika. Pada tahun 2024, Meksiko, Tiongkok, dan Kanada menyumbang 42% dari total impor AS. Dalam periode ini, Meksiko menonjol sebagai eksportir teratas dengan $466,6 miliar, menurut Biro Sensus AS. Oleh karena itu, Trump ingin fokus pada ketiga negara ini saat memberlakukan tarif. Ia juga berencana menggunakan pendapatan yang dihasilkan melalui tarif untuk menurunkan pajak penghasilan pribadi.