Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif 25% pada impor beberapa chip komputer canggih
Presiden AS Trump mengatakan bahwa ia akan memberlakukan tarif 25% pada semikonduktor tertentu, termasuk prosesor AI Nvidia H200 dan semikonduktor serupa dari AMD yang disebut MI325X, lapor Reuters pada hari Rabu.
Proklamasi tersebut, yang mengutip keamanan nasional sebagai alasan, adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk menciptakan insentif bagi produsen chip untuk memproduksi lebih banyak semikonduktor di Amerika Serikat dan mengurangi ketergantungan pada produsen chip di negara lain seperti Taiwan.
Reaksi pasar
Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang AUD/USD turun 0,04% di 0,6680.
Pertanyaan Umum Seputar Tarif
Meskipun tarif dan pajak keduanya menghasilkan pendapatan pemerintah untuk mendanai barang dan jasa publik, keduanya memiliki beberapa perbedaan. Tarif dibayar di muka di pelabuhan masuk, sementara pajak dibayar pada saat pembelian. Pajak dikenakan pada wajib pajak individu dan perusahaan, sementara tarif dibayar oleh importir.
Ada dua pandangan di kalangan ekonom mengenai penggunaan tarif. Sementara beberapa berpendapat bahwa tarif diperlukan untuk melindungi industri domestik dan mengatasi ketidakseimbangan perdagangan, yang lain melihatnya sebagai alat yang merugikan yang dapat berpotensi mendorong harga lebih tinggi dalam jangka panjang dan menyebabkan perang dagang yang merusak dengan mendorong tarif balas-membalas.
Selama menjelang pemilihan presiden pada November 2024, Donald Trump menegaskan bahwa ia berniat menggunakan tarif untuk mendukung perekonomian AS dan produsen Amerika. Pada tahun 2024, Meksiko, Tiongkok, dan Kanada menyumbang 42% dari total impor AS. Dalam periode ini, Meksiko menonjol sebagai eksportir teratas dengan $466,6 miliar, menurut Biro Sensus AS. Oleh karena itu, Trump ingin fokus pada ketiga negara ini saat memberlakukan tarif. Ia juga berencana menggunakan pendapatan yang dihasilkan melalui tarif untuk menurunkan pajak penghasilan pribadi.