Penjualan Ritel Indonesia Januari 2026 Tumbuh 5,7% Tahun-ke-Tahun Dibandingkan 3,5% Sebelumnya
Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan Januari 2026 naik 5,7% tahun-ke-tahun yang lebih tinggi dari 3,5% pada Desember 2025 dan prakiraan 4,0%. Pertumbuhan pada periode pelaporan sebagian besar didorong oleh peningkatan penjualan Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Subkelompok Sandang, seperti dilansir oleh Bank Indonesia (BI).
Pada basis bulanan, Penjualan ritel Indonesia bulan Januari 2026 kontraksi sebesar 3,1% di balik normalisasi konsumsi masyarakat pasca periode Natal dan Tahun Baru 2026.
Reaksi Pasar
USD/IDR diperdagangkan di 16.885 yang tidak berubah pasca rilis penjualan ritel. Meskipun demikian, pasangan mata uang ini turun dari tertinggi hari 16.965 yang dicatatkan sebelumnya hari ini.
Indikator Ekonomi
Penjualan Ritel (Thn/Thn)
Data Penjualan Ritel, dirilis oleh Statistik Indonesia, mewakili total pembelian konsumen dari toko ritel. Ini memberikan informasi berharga tentang pengeluaran konsumen yang merupakan bagian konsumsi dari PDB. Meningkatnya penjualan ritel menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Namun, jika kenaikannya lebih besar dari perkiraan, mungkin inflasi.
Baca lebih lanjut