Batu Bara ICE Newcastle di 148,60, Dekat Tertinggi 2026, Kementerian akan Tetapkan HBA Baru

  • Batu Bara ICE Newcastle sama sekali tidak bergerak pada hari kemarin.
  • Presiden Trump bersedia mengakhiri aksi militer di Iran meski Selat Hormuz ditutup.
  • Kementerian ESDM akan menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) baru untuk periode pertama April 2026.

Harga batu bara ICE Newcastle front month ditutup di 148,60 pada hari kemarin yang lebih tinggi 0,24% dari penutupan pekan lalu. Batu bara ini dibuka dengan gap atas di 148,60 dan tidak berubah sepanjang hari di level tersebut. Meskipun demikian, harganya tidak jauh dari tertinggi 2026 yang dicapai pada 3 Maret di 150,00.

Posisinya semakin memperkuat tren naik jangka lebih panjang saat berada di atas Simple Moving Average (SMA) 200-hari dengan Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 65,69 mengindikasikan momentumnya bullish dan masih ada ruang di sisi atas sebelum masuk ke zona jenuh beli. Namun dalam jangka lebih pendek, komoditas ini masih terperangkap dalam kisaran sideways yang berlangsung sejak awal bulan.

Cuaca di pelabuhan Newcasle Australia di sekitar 22°C pada saat berita ini ditulis dengan peluang hujan 0%. Sehingga, cuaca tidak akan menjadi faktor yang memengaruhi harga batu bara ini karena proses pemuatan komoditas di pelabuhan diprakirakan berjalan lancar.

Pertikaian antara AS-Israel dengan Iran yang selama beberapa minggu bertindak sebagai pendorong aset-aset terutama komoditas terus menyajikan informasi terbaru. Sebelumnya hari ini, Presiden AS, Donald Trump, memberitahu kepada para pembantunya bahwa dia bersedia untuk mengakhiri konflik dengan Iran meskipun Hormuz tetap ditutup, seperti diinformasikan Wall Street Journal (WSJ).

Jika itu terwujud, harga-harga komoditas seperti minyak mentah dan LNG (Liquified Natural Gas) bisa tetap tinggi karena pasokannya masih terganggu. Akibatnya, permintaan batu bara sebagai komoditas alternatif untuk pembangkit listrik bisa meningkat beriringan dengan harganya.

Minyak West Texas Intermediate sempat naik ke $103,41 di perdagangan sesi Asia untuk saat ini bergerak di area $99,87 pada saat berita ini ditulis. Harga minyak menjadi lebih diperhatikan untuk menilai respon pasar terhadap kabar terbaru yang muncul dari konflik Timur Tengah.

Di dalam negeri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia merilis Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk periode kedua Maret 2026 dalam Kepmen ESDM No. 124.K/MB.01/MEM.B/2026. Sebagian besar menunjukkan kenaikan dengan perincian sebagai berikut;

  • Batubara (6.322 GAR) $103,01 naik dari $102,37
  • Batubara I (5.300 GAR) $71,55 naik dari $71,29
  • Batubara II (4.100 GAR) $48,32 naik dari $47,64
  • Batubara III (3.400 GAR) $34,25 tidak berubah dari sebelumnya

Ini adalah hari terakhir HBA ini berlaku karena Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral akan menerbitkan HBA baru untuk periode pertama April 2026. Pasar akan mengamati penetapan harga acuan baru mengingat perkembangan geopolitik baru-baru ini.

Terkait sektor energi lainnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Bahlil Lahadalia, mengatakan akan mempercepat dua agenda utama yaitu percepatan investasi transisi energi dan penyelesaian proyek strategis Blok Masela, yang disampaikan di Jepang, seperti diinformasikan dalam siaran pers Kementerian ESDM.

Blok Masela menunjukkan kemajuan signifikan setelah menyepakati skema pengembangan proyek dengan nilai awal mencapai $20,9 miliar dan berpotensi meningkat di balik dinamika geopolitik serta tambahan teknologi penangkapan Karbon (Carbon Capture and Storage/CCS). Blok Masela adalah proyek migas berskala besar yang bisa memperkuat Indonesia dalam konteks pemain gas dunia namun mendorong optimalisasi penggunaan dalam negeri.

Grafik Harian Batu Bara ICE Newcastle

Batu Bara ICE Newcastle
Grafik harian Batu Bara ICE Newcastle

Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI

Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.

Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.

Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.

OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.

EUR/CAD Pertahankan Kenaikan Dekat 1,6000 Saat Minyak Melemah, HICP Zona Euro Dipantau

EUR/CAD telah memulihkan pelemahan terbarunya dari hari perdagangan sebelumnya, melayang di sekitar 1,5990 selama perdagangan sesi Eropa pada hari Selasa
了解更多 Previous

Defisit Fiskal Federal, INR India Februari: 12526.49B versus 9814.07B

Defisit Fiskal Federal, INR India Februari: 12526.49B versus 9814.07B
了解更多 Next