Prakiraan Harga WTI: Dalam saluran bearish, dengan level $75 berada di bawah tekanan
- WTI Oil diperdagangkan sekitar $75,00 setelah gagal menembus di atas $78,00 lebih awal pada hari ini.
- Berita yang melaporkan kemajuan dalam pembicaraan AS-Iran membebani harga Minyak Mentah.
- Aksi harga bergerak dalam pola descending channel dari level tertinggi pertengahan Mei.
Minyak Mentah membalikkan kenaikan sebelumnya dan melanjutkan penurunannya pada hari Senin karena laporan berita menunjukkan kemajuan dalam pembicaraan AS-Iran. Patokan AS West Texas Intermediate (WTI) per barel telah turun sekitar $2,5 dari level tertinggi sesi dan berfluktuasi sekitar $75,00 pada saat berita ini ditulis,
Negosiator dari Qatar dan Pakistan mengatakan dalam pernyataan bersama pada hari Senin bahwa Washington dan Tehran telah berkomitmen pada peta jalan untuk mengakhiri konflik "di semua front" dalam 60 hari dan membuka kembali Selat Hormuz. Para mediator juga menegaskan bahwa jalur komunikasi telah dibuka untuk menghindari insiden dan miskomunikasi antara kedua negara yang bersaing.
Berita ini menenangkan para investor, yang sempat waspada saat Presiden AS Donald Trump mengancam akan "mengambil alih" negara tersebut dan mendorong negosiator Iran meninggalkan pembicaraan pada suatu saat. Ketidakpastian tentang hasil pembicaraan mengirimkan harga Minyak WTI ke level tertinggi di sekitar area $78,00 pada waktu pembukaan mingguan.
Analisis Teknis: Dasar channel, di dekat $71,00, mungkin menarik bagi para bears
WTI Oil diperdagangkan di $75,20, bertahan di paruh bawah descending channel dengan indikator momentum yang mengisyaratkan dorongan bearish yang berlaku. Relative Strength Index (RSI) 4-jam tetap tertahan di bawah garis tengah, meskipun Moving Average Convergence Divergence (MACD), yang berada di wilayah positif, menunjukkan bahwa momentum negatif mungkin telah sedikit mereda.
Level terendah sesi berada di $74,88, menjaga jalur menuju level terendah Jumat di area $72,80. Namun, para bears mungkin tergoda untuk menguji dasar descending channel, yang kini berada di sekitar $71,15.
Di sisi atas, resistance awal muncul di level terendah 15 Juni dan level tertinggi 17 Juni, sekitar $78,60. Lebih tinggi lagi, level terendah 12 Juni, sedikit di atas $82, dan puncak channel, yang kini sekitar $84,00 diperkirakan akan menjadi resistance signifikan bagi para bulls.
(Analisis teknis dari cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Pertanyaan Umum Seputar Minyak WTI
Minyak WTI adalah jenis minyak mentah yang dijual di pasar internasional. WTI adalah singkatan dari West Texas Intermediate, salah satu dari tiga jenis utama termasuk Brent dan Dubai Crude. WTI juga disebut sebagai "ringan" dan "manis" karena gravitasi dan kandungan sulfurnya yang relatif rendah. Minyak ini dianggap sebagai minyak berkualitas tinggi yang mudah dimurnikan. Minyak ini bersumber dari Amerika Serikat dan didistribusikan melalui hub Cushing, yang dianggap sebagai "Persimpangan Pipa Dunia". Minyak ini menjadi patokan untuk pasar minyak dan harga WTI sering dikutip di media.
Seperti semua aset, penawaran dan permintaan merupakan pendorong utama harga minyak WTI. Dengan demikian, pertumbuhan global dapat menjadi pendorong peningkatan permintaan dan sebaliknya untuk pertumbuhan global yang lemah. Ketidakstabilan politik, perang, dan sanksi dapat mengganggu pasokan dan memengaruhi harga. Keputusan OPEC, sekelompok negara penghasil minyak utama, merupakan pendorong utama harga lainnya. Nilai Dolar AS memengaruhi harga minyak mentah WTI, karena minyak sebagian besar diperdagangkan dalam Dolar AS, sehingga Dolar AS yang lebih lemah dapat membuat minyak lebih terjangkau dan sebaliknya.
Laporan inventaris minyak mingguan yang diterbitkan oleh American Petroleum Institute (API) dan Energy Information Agency (EIA) memengaruhi harga minyak WTI. Perubahan inventaris mencerminkan fluktuasi pasokan dan permintaan. Jika data menunjukkan penurunan inventaris, ini dapat mengindikasikan peningkatan permintaan, yang mendorong harga minyak naik. Inventaris yang lebih tinggi dapat mencerminkan peningkatan pasokan, yang mendorong harga turun. Laporan API diterbitkan setiap hari Selasa dan EIA pada hari berikutnya. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah. Hasilnya biasanya serupa, dengan selisih 1% dari satu sama lain selama 75% waktu. Data EIA dianggap lebih dapat diandalkan, karena merupakan lembaga pemerintah.
OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) adalah kelompok yang terdiri dari 12 negara penghasil minyak yang secara kolektif memutuskan kuota produksi untuk negara-negara anggota pada pertemuan dua kali setahun. Keputusan mereka sering kali memengaruhi harga minyak WTI. Ketika OPEC memutuskan untuk menurunkan kuota, pasokan dapat diperketat, sehingga harga minyak naik. Ketika OPEC meningkatkan produksi, efeknya justru sebaliknya. OPEC+ mengacu pada kelompok yang diperluas yang mencakup sepuluh anggota non-OPEC tambahan, yang paling menonjol adalah Rusia.