USD/JPY Jatuh Lebih Jauh Untuk Uji DMA-20, Lacak Nikkei Lebih Rendah

FXStreet - Bear tetap tanpa henti di jam-jam Asia, lebih lanjut memicu tekanan jual di balik USD/JPY, membawa spot ke terendah baru delapan hari dekat DMA-20 di 116,65.

USD/JPY: Penjual pegang kendali

Pasangan dolar-yen memperpanjang momentum bearish ke dalam sesi kedua hari ini, karena investor dengan erat melacak aksi harga USD, yang menyaksikan aksi jual besar dalam menanggapi pembaruan pelemahan treasury yield AS.

Sementara, penurunan tajam yang terlihat pada saham Jepang tetap menjadi salah satu katalis utama di balik leg bawah terbaru pasangan ini. USD/JPY terakhir terlihat di 117,75, mundur sedikit dari terendah sesi yang disentuh di 116,68, masih turun -0,41% hari ini, sementara indeks Nikkei 22 merosot -1,03% ke 19.200 poin.

Sementara itu, 'Ringkasan Opini' BoJ gagal memberikan dorongan apapun, karena spot tetap dipengaruhi oleh dinamika USD di tengah kurangnya pendorong fundamental baru. Pasar sekarang menunggu berita makro AS, termasuk klaim pengangguran dan neraca perdagangan barang, yang akan dilaporkan dalam sesi Amerika.

Level-level teknis USD/JPY yang diamati

Pasangan ini menemukan resisten utama di 117,16 (DMA 5). Penembusan di atasnya, pasangan ini bisa menguji 117,32 (DMA 10) dan 117,70 (R1 harian). Sedangkan untuk sisi bawah, support terdekat terlihat di 116,57 (S2 harian) berikutnya di 116 (angka bulat) dan di bawahnya di 115,50 (level psikologis).

Analisa USD/JPY: Masih Netral, Tunggu Kesimpulan Opini BoJ

BoJ Akan Hentikan Update Peredaran Uang Akhir Tahun - Nikkei

Menurut berita terbaru yang diterbitkan oleh BoJ, melalui Nikkei, bank sentral Jepang akan menghentikan penerbitan angka basis moneter akhir tahun, sesuai dengan kebijakan baru mengendalikan kurva yield daripada uang beredar.
Devamını oku Previous

Nikkei 225 Merosot 1%, Dorong Asia Lainnya Lebih Rendah

Sentimen berubah asam pada bursa ekuitas Asia hari ini, karena investor mengambil isyarat negatif dari Wall Street semalam. Bursa AS berakhir melemah tajam di balik peningkatan kehati-hatian menuju Tahun Baru, dengan pasar khawatir pada apa yang ada di Tahun Baru.
Devamını oku Next