Forex Hari Ini: Safe-haven Yen Rebound Karena Politik Jepang, Sesi Mendatang Tenang

Forex di Asia pada hari Senin ini terutama didorong oleh sentimen risiko, ekuitas Asia mengikuti Wall Street naik lebih tinggi, di tengah angka pertumbuhan ekonomi AS yang mengecewakan. Oleh karena itu, kami melihat USD/JPY berupaya menguji 107 sebelum berada di bawah tekanan jual yang agresif, karena ketidakpastian mengenai iklim politik Jepang menahan selera aset berisiko dan mengangkat Yen safe haven secara luas. Indeks Nikkei 225 menghentikan reli dan memangkas kenaikan setelah berita utama skandal Moritomo Jepang.

Namun, Antipodean hanya sedikit terpengaruh oleh perubahan kondisi risiko, karena melemahnya Dolar AS secara luas dan meredanya kekhawatiran tarif Trump terus berlanjut. Sementara itu, harga emas dan minyak menguat di tengah kurangnya katalis segar, karena pasar menunggu laporan inflasi penting AS yang akan dirilis akhir pekan ini untuk arah selanjutnya.

Topik utama di Asia

Fed Bullard (Dove) Memperingatkan Kenaikan Terlalu Cepat - FT

James Bullard yang merupakan presiden Federal Reserve Bank of St. Louis, berbicara dalam sebuah wawancara dengan Financial Times selama akhir pekan.

Brexit: Tidak Adanya Kesepakatan Akan Rugikan Inggris dan Perusahaan UE Sebesar 58 Milyar Pound - Laporan Reuters

Perusahaan Uni Eropa dan Inggris akan kehilangan tambahan £58 milyar jika tidak ada kesepakatan dengan Brexit, menurut laporan oleh konsultan manajemen Oliver Lynn dan firma hukum Clifford Chance.

Kecemasan Politik Jepang Atas Dugaan Skandal Kronisme

Kyodo mengutip sumber pemerintah Jepang yang tidak disebutkan namanya, dengan alasan bahwa nama istri PM Abe dari Jepang telah dihapus dari dokumen kontroversi tersebut, lapor Reuters.

OPEC Terbagi Dalam Dua Kubu Untuk Tentukan Harga Minyak Yang Tepat - WSJ

The Wall Street Journal (WSJ) memuat sebuah cerita akhir pekan lalu, dengan mengatakan bahwa OPEC terbagi dalam dua kubu setelah lebih dari satu tahun bersatu.

Pejabat Kemenkeu Jepang: Investigasi Temukan 14 Item Telah Diubah Dalam Dokumen

Pejabat Kementerian Keuangan Jepang, melalui Reuters, membuat pernyataan singkat mengenai investigasi skandal atas dugaan skandal kronisme.

MenKeu Jepang Aso Meminta Maaf Untuk Keterlibatan Kementerian Dalam Perubahan Tersebut

Menteri Keuangan Jepang Taro Aso diberitakan melalui Reuters, berbicara pada konferensi pers yang dijadwalkan mengenai skandal kroni yang dicurigai.

Fokus penting berikutnya

Awal yang tenang untuk minggu yang sibuk, tanpa data ekonomi yang dijadwalkan untuk dikeluarkan dari Euroland. Oleh karena itu, pasar akan terus tergantung pada tren risiko dan dinamika USD. Selain itu, perhatian pada pertemuan Eurogroup yang dijadwalkan sepanjang hari untuk berita utama Brexit atau dampaknya pada Euro. Sesi NA juga tidak melihat adanya berita makro yang relevan, selain neraca anggaran Federal AS.

GBP/USD Bersiap ke 1,39 Karena Data Sepi Hari Ini

Kalender ekonomi Senin sepi tanpa acara makro untuk Inggris, meskipun di AS akan dirilis Laporan Anggaran Bulanan untuk bulan Februari.

Hasil Manufaktur (Bulanan) Belanda: -0.4% (Januari) vs 0.6%

Hasil Manufaktur (Bulanan) Belanda: -0.4% (Januari) vs 0.6%
Đọc thêm Previous

Pemesanan Alat Mesin (Tahunan) Jepang Februari Turun ke 39.5% Dari 48.8%

Pemesanan Alat Mesin (Tahunan) Jepang Februari Turun ke 39.5% Dari 48.8%
Đọc thêm Next