Dolar AS Temukan Support Di Sekitar 89,00 Menjelang PDB AS
Greenback, dalam Indeks Dolar AS, sekarang mengambil traksi ekstra dan bergerak ke area tertinggi harian di kisaran 89,40/50.
Dolar AS menanti data
Indeks ini meraih naik 2 hari berturut-turut dan pada saat yang sama memperpanjang pemantulan dari posisi terendah multi-minggu di 89,00.
Meningkatnya mood risk-on setelah Kim Jong-un mengatakan di China dia siap untuk bertemu dengan Presiden Trump yang menyertai arus keluar dari aset yang lebih aman, mendorong USD/JPY lebih tinggi dan karena itu mendukung permintaan untuk Dolar AS. Selain itu, Gubernur BoJ H. Kuroda sekali lagi menegaskan kembali di sesi Asia sikap 'lebih rendah untuk lebih lama' dari bank sentral, menambah penjualan JPY.
Juga yang mendukung perdagangan risk-on, imbal hasil dari referensi kunci 10 tahun AS telah turun ke posisi terendah 7-minggu sekitar 2,78%, di mana sekarang tampak akan stabil.
Selanjutnya, angka PDB AS untuk periode Oktober-Desember akan diikuti oleh Neraca Perdagangan Februari dan Penjualan Rumah Tertunda. Selain itu, EIA akan mempublikasikan laporan mingguannya tentang persediaan minyak mentah AS.
Tingkat Dolar AS yang relevan
Pada saat penulisan indeks naik 0,13% ke 89,45 dan terobosan di atas 89,74 (SMA 10-hari) akan menargetkan 89,88 (Fibo 23,6% dari 95,15-88,25) dan kemudian 90,44 (tertinggi 20 Mar). Di sisi lain, support berikutnya di 88,94 (terendah 27 Mar) diikuti oleh 88,44 (terendah 26 Jan) dan kemudian 88,25 (teredah 16 Feb 2018).