USD/JPY Sentuh Tertinggi Sesi Karena BoJ Menurunkan Penilaian Pada Inflasi, Pertahankan Suku Bunga Tak Berubah
- Bank of Japan (BoJ) mempertahankan alat kebijakan utama tidak berubah seperti yang diharapkan, tetapi memangkas penilaian pada inflasi, menggarisbawahi peningkatan divergensi kebijakan Fed-BoJ.
- Akibatnya, USD/JPY melonjak ke level tertinggi sesi, bisa memperpanjang kenaikan lebih lanjut.
USD/JPY mencatat tertinggi sesi 110,80 setelah Bank of Japan (BoJ) memotong penilaian pada inflasi, menandakan bahwa pembuat kebijakan tidak akan terburu-buru untuk memutar kembali stimulus.
Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 110,73.
Keputusan BoJ untuk menawarkan pandangan yang lebih lemah pada inflasi hanya menyoroti meningkatnya perbedaan antara bank sentral dan rekan-rekan globalnya, yaitu Fed dan ECB. Bank sentral AS menyampaikan kenaikan suku bunga hawkish awal pekan ini dan ECB mengurangi program QE.
Jelas, JPY berada pada pijakan yang lebih lemah dan karenanya USD/JPY bisa segera naik ke tertinggi mingguan 110,85 dengan cara yang meyakinkan.
Tingkat Teknis USD/JPY
Resistensi: 110,85 (tertinggi mingguan), 111,40 (tertinggi saat ini), 112,00 (rintangan psikologis).
Support: 110,41 (MA 5 hari), 110,20 (MA 200 hari), 110,00 (support psikologis).
| TREND INDEX | OB/OS INDEX | VOLATILY INDEX | |
|---|---|---|---|
| 15M | Bullish | Overbought | High |
| 1H | Bearish | Neutral | Expanding |
| 4H | Neutral | Shrinking | |
| 1D | Bullish | Overbought | Low |
| 1W | Bearish | Neutral | Low |