Saham Asia Beragam Menjelang Pemilu Paruh Waktu AS
- Saham di Jepang, Korea Selatan, dan Australia melaporkan kenaikan, sementara pasar China defensif.
- Saham global dapat berubah risk averse jika Demokrat mengambil kendali House dan Senat.
Pasar saham Asia kekurangan konsensus menjelang pemilihan paruh waktu AS.
Pada saat ini, Nikkei Jepang naik 1,17 persen. Saham di Australia dan Selandia Baru juga berkedip hijau. Namun, pasar China Raya lebih ke arah sebaliknya. Sebagai contoh, indeks Shanghai Composite turun 1 persen dan Hong Kong sejauh ini telah merosot 0,20 persen.
Pemilu paruh waktu AS yang dijadwalkan hari ini, bisa mengirim riak melalui pasar global jika Demokrat menguasai kedua kamar.
Hal ini karena Demokrat secara luas diperkirakan akan menggunakan mayoritas untuk melakukan penyelidikan terhadap hubungan Rusia Trump, campur tangan Rusia dalam pemilihan AS dan urusan keuangan Trump, yang mengarah ke kekacauan politik di Washington.
Di sisi lain, saham, imbal hasil treasury, dan Dolar AS akan naik jika Republik mempertahankan mayoritas di kedua Chambers.
Namun pasar mengantisipasi perpecahan Kongres.