Rupiah Tergerus ke 14.225 Pagi Ini

Pagi ini Rupiah diperdagangkan di atas 14.200, di kisaran 14.225an, setelah menjejakkan kakinya dengan mantap di 14.100.

Dollar Indeks terus membentuk lower high dan higher high yang terlihat pada grafik harian, sekarang diperdagangkan di kisaran 96.67, menandakan bahwa USD masih memiliki kekuatan. Walaupun mungkin kekuatannya terbatas karena data AS yang lemah dan Fed yang dovish.

Hal ini didukung dengan sentimen positif, sesuai laporan terbaru dari Bloomberg, delegasi China yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Liu He akan mengunjungi Washington pada 03 April. Juga harus dicatat Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan menegosiasikan perdagangan di Beijing pada 28 Maret.

Agenda dari AS yang akan menjadi sorotan hari ini adalah pidato dari Evans Fed dalam acara Credit Suisse Asian Investment Conference 2019 di Hong Kong. Kemudian pidato Harker Fed, mengenai prospek ekonomi di OMFIF City Lecture, London. Kemudian Chicago Fed National Activity Index (CFNAI) pukul 12:30 GMT (19:30 WIB).

Level Teknis

Pasangan telah mantap berdiri di atas support 14.100, dan terus menabrak di atas resistance 14.200, berusaha menetap di atas level tersebut. Level resistance selanjutnya yang harus dihadapi berada di 14.250 dan 14.300. Bila kekuatan USD berkurang, USDIDR akan kembali ke sekitar 14.150an dan 14.100.
 

Gubernur PBOC, Yi Gang: Menarik Dari Intervensi Harian

Berbicara di Forum Pembangunan China di Beijing pada hari Minggu, Bloomberg melaporkan bahwa PBOC "telah menarik diri dari intervensi sehari-hari dan
Mehr darüber lesen Previous

AUD/JPY Sentuh Rendah 7,5 Minggu Karena Nada Saham Lemah

AUD/PY saat ini diperdagangkan di 77,66, setelah mencapai terendah 7,5-minggu di 77,54 sebelumnya hari ini. Yen Jepang yang anti-risiko kemungkinan t
Mehr darüber lesen Next