USD/JPY Kembali Berbalik Dari 110,25/30 Karena Bear Greenback Masih Ada

USD/JPY diperdagangkan dekat 110,00 pada Selasa pagi. Pasangan ini baru-baru ini berbalik arah dari area resisten 110,25-30 karena Dolar AS (USD) masih lemah karena kekhawatiran resesi. Data perumahan dan keyakinan konsumen dari AS akan menjadi penting untuk diperhatikan selanjutnya.

Yield treasury AS 10-tahun saat ini naik 4 basis poin (bps) ke 2,425% dari 2,377% Jumat yang memicu antisipasi global terhadap resesi AS dari inversi yield 10tahun-3bulan yang sebelumnya terjadi selama 2007. Indeks aktivitas nasional Fed Chicago yang lebih lemah dari sebelumnya -0,25 ke 0,29 juga menyoroti pelemahan ekonomi AS pada hari Senin.

Menambah pesimisme adalah komentar CEO Standard Chartered yang menyoroti kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi China.

Pedagang juga mengambil petunjuk negatif dari Presiden Federal Reserve Bank Boston Eric Rosengren ketika ia memperkirakan pertumbuhan lebih lambat selama kuartal pertama tahun ini.

Investor sekarang dapat memerhatikan data pasar perumahan Februari dan hasil survei keyakinan konsumen confederation board untuk arah baru sambil tetap mengawasi sentimen risiko global.

Analisis Teknis USD/JPY

110,25/30 terdiri dari tertinggi 25 Maret dan terendah 21 Maret membatasi sisi atas langsung pasangan ini, penembusannya menyoroti simple moving average (SMA) 50-hari di 110,45 dan 111,00.

Atau, 109,75/70 tampaknya menjadi support langsung di depan titik istirahat 109,30 dan 109,00.

 

Analisa Teknis EUR/JPY: Bear Flag Terlihat Pada Grafik Per Jam

Pasangan EUR/JPY saat ini diperdagangkan di 124,50, setelah mencapai tertinggi sesi di 124,79 sebelumnya hari ini dan bisa mengalami penurunan yang le
Mehr darüber lesen Previous

EUR/USD: Terjebak Di MA200 4Jam Jelang Data Jerman, Fokus Pada Kurva Yield AS

Pemantulan EUR/USD dari terendah dekat 1,1270 yang terlihat pada hari Jumat telah terhenti di dekat moving average (MA) 200-candle pada grafik 4-jam,
Mehr darüber lesen Next