IHSG Lanjutkan Penurunan Kemarin, 6.000 Di Depan Mata

IHSG saat ini di 6.009,85 turun 1,01% hari ini, telah membuat tertinggi 6.107,29 dan terendah (juga terendah baru 2019) 6.005,27. LQ45 di 937,955 turun 1,35%. IDXBUMN20 di 384,398 turun 1,60%. Semua sektor negatif, dengan tiga selisih % negatif terbesar adalah Aneka Industri -1,61%, Properti -1,48%, dan Konsumen -1,26%.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan April defisit $2,5 miliar. Angka tersebut anjlok jika dibandingkan dengan neraca perdagangan Maret yang mencatat surplus $40,2 juta.

Kepala BPS Suhariyanto menjelaskan defisit neraca perdagangan disebabkan jumlah ekspor lebih kecil dibanding impor. Tercatat, ekspor April $12,6 miliar sementara impor $15,10 miliar.

Data neraca di atas tampak berkontribusi pada penurunan IHSG hari ini. Karena sentimen keseluruhan tampak membaik, itu terlihat dari semua indeks ekuitas utama Asia berkedip hijau, dimana Australia ASX All Ordinaries +0,72, Shanghai SE Composite Index +1,98%, Hang Seng +0,98%, dan Nikkei 225 +0,58%.

Analisa Teknis IHSG

IHSG hari ini kembali membuat terendah baru 2019, dengan begitu, indeks semakin mengukuhkan penembusan garis tren miring ke bawah yang terjadi kemarin. Untuk sisi atas, resisten di 6.107,29 (tertinggi hari ini), 6.116,45 (garis tren menurun), dan 6.192,96. Untuk sisi bawah, support terdekat adalah 6.000 (level psikologis utama).

Grafik harian

Kontrak Berjangka EUR: Tetap Berada Di Bawah Tekanan, Mungkin Rebound

Menurut angka awal untuk pasar berjangka EUR dari CME Group, investor memangkas posisi open interest mereka sekitar 3,5 ribu kontrak pada hari Selasa
Baca lagi Previous

PDB Jerman Awal Berada Di +0,4% Di Q1, Sesuai Harapan (EUR Tak Terpengaruh)

Ekonomi Jerman tumbuh sebesar 0,4% pada kuartal pertama 2019 dan sesuai harapan, laporan awal Destatis menunjukkan Rabu ini. Sementara itu, tingkat pe
Baca lagi Next