USD/TRY: Lira Turki Tergelincir Setelah Erdogan Memecat Gubernur Bank Sentral

Lira Turki jatuh di Asia ketika keputusan Presiden Recep Tayyip Erdogan memecat gubernur bank sentral negara memicu kekhawatiran atas kredibilitas regulator.

USD/TRY saat ini diperdagangkan di 5,7580, mewakili kenaikan 2,3% hari ini, setelah mencapai tertinggi sesi 5,7833 sebelumnya hari ini.

Erdogan memberhentikan gubernur bank sentral karena menolak untuk menurunkan suku bunga, menurut surat kabar Hurriyet. Bank sentral telah mempertahankan suku bunga di 24% sejak September lalu untuk mendukung Lira yang lebih lemah.

Gubernur baru Murat Usyal mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia akan secara mandiri mengambil keputusan untuk menjaga stabilitas harga.

Namun, pasar khawatir bank sentral sekarang akan menurunkan suku bunga seperti yang diinginkan oleh Erdogan. Itu terbukti dari penurunan Lira di Asia.

Selain itu, sisi cerita Dolar terlihat kuat karena data non-farm payroll yang optimis pada Jumat lalu telah mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve.

Level-Level Teknis

Resisten: 5,8568 (garis tren resisten), 5,8933 (MA 50-hari)

Support: 5,6228 (terendah sesi), 5,5812 (MA 200-hari).

China Akan Gunakan 'Keamanan Nasional' Sebagai Alat Tawar-Menawar Dalam Pembicaraan Perdagangan Dengan AS - SCMP

South China Morning Post (SCMP) memuat berita pada hari Senin, mengutip bahwa China memiliki rencana untuk menyebut perusahaan-perusahaan asing sebaga
อ่านเพิ่มเติม Previous

Keyakinan Konsumen Indonesia Turun Di Juni, Rupiah Berada Di Bawah Tekanan

Survei terbaru yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI), bank sentral Indonesia, menunjukkan bahwa indeks Keyakinan Konsumen turun ke 126,4 di Juni jik
อ่านเพิ่มเติม Next