Saham Asia Memperpanjang Penurunan Di Tengah Kekhawatiran Perlambatan Baru dan Ketegangan Perdagangan

  • Saham Asia turun ke level terendah bulanan sementara NIKKEI Jepang sedang dalam perjalanan untuk mencatat penurunan harian terbesar dalam enam bulan.
  • Perselisihan perdagangan AS-UE bergabung dengan kekhawatiran resesi yang belum diketahui bagi AS.
  • Berita utama AS-China juga suram sementara imbal hasil obligasi tetap di bawah tekanan.

AS memberlakukan tarif baru untuk barang-barang Uni Eropa (UE) senilai $ 7,5 miliar, tidak ketinggalan laporan suram dari Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS yang memperbaharui seruan untuk resesi AS, saham Asia memperpanjang jangka panjang sebelumnya ke terendah di hampir sebulan.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik non-Jepang tetap turun di sekitar 0,3% sementara NIKKEI Jepang turun lebih dari 2,0%.

HANG SENG juga menurun hampir 0,5% karena Penasihat Perdagangan Gedung Putih Peter Navarro baru-baru ini mengatakan bahwa kerusuhan yang meningkat baru-baru ini di Hong Kong menjadi konteks bagi pembicaraan perdagangan AS-China untuk saat ini. Di sisi lain, Pemimpin Redaksi Global Times China mengkritik perilaku AS, menandakan awal negatif dari pembicaraan perdagangan, yang akan berlangsung selama 10-11 Oktober.

ASX 200 Australia menukik ke 6.493, turun 2,2%, di tengah data neraca perdagangan yang mengecewakan dan pesimisme seputar hubungan perdagangan global sementara Selandia Baru NZX50 merosot 1,20% pada saat ini menjelang pembukaan sesi Eropa pada hari ini.

Selanjutnya, BSE SENSEX India turun 0,60% karena perdagangan pasca-liburan mengikuti petunjuk global sedangkan KOSPI Korea Selatan adalah 1,0% pada sisi merah menyusul klaim Korea Utara untuk menguji rudal balistik kapal selam yang baru diluncurkan.

Nada risiko pasar secara keseluruhan tetap lamban dengan yield Treasury 10-tahun AS berputar ke 1,6%.

Investor sekarang akan fokus pada serangkaian angka-angka Indeks Manajer Pembelian (IMP) dari UE, Inggris dan AS menjelang statistik ketenagakerjaan utama hari Jumat dari AS. Lebih lanjut untuk dicatat, pedagang juga akan mencari petunjuk pelambatan dari pidato Fed hari ini.

De Montchalin, Prancis: Akan Lebih Suka Brexit Yang Tertib, Tetapi Kami Siap Untuk Alternatifnya

Reuters melaporkan komentar terakhir dari Menteri Negara Prancis untuk Urusan Eropa De Montchalin, ketika ia mengatakan bahwa "kami lebih suka Brexit
مزید پڑھیں Previous

Inflasi Tetap Stabil Di Indonesia – UOB

Ekonom di Grup UOB Enrico Tanuwidjaja menyampaikan pendapatnya tentang kinerja inflasi di Indonesia. Kutipan utama "Tingkat inflasi melambat pada bu
مزید پڑھیں Next