IDR: Masih Menjadi Mata Uang Carry Yang Lebih Disukai – ANZ
Analis ANZ menyarankan bahwa lingkungan makro yang stabil dan ruang lingkup untuk penurunan suku bunga lebih lanjut akan melihat minat investor yang berkelanjutan pada obligasi mata uang lokal Indonesia dan terutama di lingkungan di mana investor global masih mengejar imbal hasil, yang akan menjadi pertanda baik untuk Rupiah.
Kutipan Utama
“Prospek untuk reformasi yang lebih signifikan selama masa jabatan kedua Presiden Jokowi, jika diumumkan dan dilaksanakan dengan baik, akan memberikan dukungan lebih lanjut untuk mata uang tersebut. Risiko utama yang dihadapi IDR saat ini adalah posisi investor, yang membebani obligasi Indonesia, dan defisit neraca berjalan saat ini. Kami berharap dukungan imbal hasil dan kisah reformasi akan mengarah ke apresiasi sederhana dalam Rupiah pada tahun 2020.”