USD/JPY: Menempel Di Level 108,80 Karena USD Pulih
- USD/JPY berkonsolidasi dekat level 108,80 di awal sesi Asia.
- Imbal hasil Treasury AS mengangkat permintaan dolar AS.
- Perpanjangan lockdown virus corona membebani yen.
Langkah apresiatif dalam Indeks dolar AS (DXY), membuat USD/JPY bertahan di awal sesi Asia. Pasangan ini diperdagangkan pada catatan yang tenang di sekitar level 108,80, di mana saat ini pasangan tersebut goyah dan berhasil mempertahankan wilayah positif.
Langkah ini terutama disebabkan oleh pemulihan imbal hasil Treasury AS setelah pejabat Fed menunjukkan kepercayaan pada pemulihan ekonomi AS yang sedang berlangsung. Para pejabat berkomentar bahwa data ketenagakerjaan satu bulan dapat dianggap sebagai analisis sementara untuk membuka kembali ekonomi di beberapa bagian, karena beberapa volatilitas akan segera terjadi. Komentar ini berdampak positif pada imbal hasil Treasury AS dengan perdagangan harga di 1,60%, naik sekitar 0,11% pada hari ini saat penulisan.
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato tentang ekonomi pada hari Senin dan akan bertemu dengan para pemimpin Partai Republik dan Demokrat pada hari Rabu untuk diskusi ekonomi lebih lanjut, termasuk proposal legislatif senilai $4 triliun.
Sebagai efek menurun, greenback memantul dari posisi terendah multi-hari di 90,04 dan mencapai tertinggi 90,33.
Di sisi lain, faktor internal akibat keadaan darurat baru-baru ini menjadi ancaman bagi pemulihan ekonomi dalam beberapa kuartal mendatang, seperti yang diprediksikan oleh jajak pendapat Reuters. Pengeluaran Rumah Tangga di Jepang meningkat 6,20% di bulan Maret. Risiko terhadap ekonomi Jepang tetap cenderung ke sisi bawah sesuai Ringkasan Pendapat BOJ (Kebijakan Moneter April) yang dirilis pada hari Selasa.
Investor mengalihkan perhatian mereka ke rilis data Lowongan Kerja JOLT AS dan pidato resmi Fed untuk mengukur sentimen pasar.