GBP/USD Berkonsolidasi Di Bawah 1,3900 Karena Imbal Hasil Treasury AS Rebound

  • GBP/USD menghentikan kenaikan kuat dua hari sebelumnya pada hari ini.
  • Dolar AS berdiri kuat di tengah data ekonomi AS yang beragam, menurut pandangan Fed.
  • Sterling mempertahankan sikap kuatnya pada Brexit dan penurunan kasus COVID-19.

GBP/USD tak bergerak pada hari Rabu di sesi perdagangan Asia pada hari Rabu. Pasangan ini terbatas dalam kisaran perdagangan yang sangat sempit tanpa daya tarik yang berarti.

Pada saat ini, GBP/USD diperdagangkan di 1,3883, naik 0,05% untuk hari ini.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Greenback terhadap enam rival utama, diperdagangkan di dekat 92,50, dengan kenaikan 0,01%. Investor mengharapkan kenaikan suku bunga Fed lebih cepat dari perkiraan dalam pertemuan hari ini.

Data ekonomi  beragam menambahkan sedikit valuasi USD. Data Penjualan Rumah Baru AS turun untuk 3 bulan berturut-turut. Pesanan Barang Tahan Lama AS naik 0,8% di bulan Juni, jauh di bawah ekspektasi pasar yang tumbuh 3,2%.

Di sisi lain, Sterling tetap dalam semangat yang lebih tinggi setelah pejabat Bank of England (BoE) Gertjan Vlieghe mengatakan pada hari Senin bahwa bank sentral harus mempertahankan stimulusnya mungkin hingga 2022.

Sementara itu, UE menghentikan sementara tindakan hukum terhadap Inggris atas protokol Irlandia Utara (NI).

Adapun untuk saat ini, investor menunggu Keputusan Suku Bunga Fed untuk mengukur sentimen pasar.

 

EUR/USD Pertahankan Terobosan Falling Wedge Melampaui 1,1800, Putusan Fed Dalam Fokus

EUR/USD tetap dalam penawaran beli ringan, naik untuk 3 hari berturut-turut di sekitar 1,1825, menjelang sesi Eropa hari ini. Pasangan mata uang utama
Mehr darüber lesen Previous

Analisis Harga WTI: Pembeli Minyak Harus Menembus $72,20 Untuk Merebut Kembali Kendali

Minyak mentah WTI memudarkan kekuatan awal Asia, turun ke $71,90 pada saat berita ini dimuat sebelum sesi perdagangan Eropa pada hari ini. Meski begit
Mehr darüber lesen Next