Ekspektasi Inflasi AS Melonjak ke Tertinggi 15 Tahun, Konfirmasi Pandangan Ketua Fed Powell

Ekspektasi inflasi AS, yang diukur dengan tingkat inflasi impas 10 tahun berdasarkan data St. Louis Federal Reserve (FRED) melonjak ke level tertinggi yang terakhir terlihat selama Agustus 2006 pada akhir perdagangan Amerika Utara hari Senin.

Dengan demikian, barometer risiko memperpanjang pergerakan pemulihan dari akhir September dan terakhir menunjukkan angka 2,66%.

Hal yang sama mendukung imbal hasil obligasi pemerintah AS untuk tetap lebih kuat meskipun ada sentimen risk-on. Alasannya dapat dikaitkan dengan pidato Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell di hari Jumat. "Risiko jelas lebih lama, kemacetan yang lebih persisten, dan dengan demikian inflasi yang lebih tinggi," kata pembuat kebijakan tersebut seperti diberitakan oleh Reuters.

Perlu dicatat bahwa Dolar AS menyaksikan reli di masa lalu ketika imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun melewati angka 1,70%.

Indeks Dolar AS (DXY) terus rebound hari sebelumnya dari terendah bulanan, naik 0,07% intraday sekitar 93,90.

Mengingat ekspektasi yang lebih kuat, kekhawatiran pengurangan Fed meningkat dan karenanya PDB AS awal Kamis untuk kuartal ketiga (Q3) menjadi semakin penting.

GBP/USD Tetap pada Tema Kisaran Terbatas – UOB

Menurut pendapat Ahli Strategi FX di UOB Group, GBP/USD akan terus bergerak di antara 1,3690 dan 1,3840 untuk pekan-pekan berikutnya. Kutipan utama
مزید پڑھیں Previous

Citibank Memangkas Perkiraan Pertumbuhan PDB Global 2022 Menjadi 4,2%

Berdasarkan analisis PDB global terbaru dari Citibank, ekonomi global kemungkinan akan tumbuh sebesar 4,2% pada tahun 2022 dibandingkan dengan perkira
مزید پڑھیں Next