USD/JPY Kesulitan Memanfaatkan Pemantulan Intraday, Datar di Sekitar Pertengahan 115

  • USD/JPY membalikkan gap pembukaan bearish mingguan di tengah penguatan USD berbasis luas.
  • Krisis Rusia-Ukraina menguntungkan status USD sebagai mata uang cadangan global.
  • Penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi AS membatasi kenaikan lebih lanjut dolar dan pasangan mata uang ini.

Pasangan USD/JPY kesulitan memanfaatkan pemulihan intraday yang kuat dari terendah sesi Asia dan terakhir terlihat diperdagangkan di wilayah netral, di sekitar pertengahan 115.

Pasangan mata uang ini dibuka dengan gap bearish pada hari pertama minggu baru, meskipun menarik beberapa aksi beli-saat-turun di dekat wilayah 115,20-115,15 di tengah penguatan dolar AS berbasis luas. Situasi yang memburuk di Ukraina ternyata menjadi faktor utama yang mendorong status greenback sebagai mata uang cadangan global.

Bahkan, negara-negara Barat memberlakukan sanksi baru terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina, termasuk memblokir beberapa bank dari sistem pembayaran internasional SWIFT. Presiden Vladimir Putin meningkatkan ketegangan dan menempatkan angkatan bersenjata nuklir dalam siaga tinggi pada hari Minggu, memicu kekhawatiran meluasnya konflik Timur-Barat.

Meskipun demikian, penurunan imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertindak sebagai penghambat untuk dolar dan membatasi kenaikan signifikan pasangan USD/JPY, setidaknya untuk saat ini. Investor tampaknya yakin bahwa perkembangan geopolitik terbaru akan memaksa The Fed untuk mengambil sikap kebijakan yang kurang agresif untuk memerangi inflasi yang tinggi.

Itu, bersama dengan pergerakan dana global ke aset-aset yang lebih aman, memicu penurunan tajam imbal hasil obligasi AS. Pasangan USD/JPY, sejauh ini, tetap terbatas di bawah swing high Jumat, di sekitar wilayah 115,75. Sehingga bijaksana menunggu tindak lanjut aksi beli yang kuat sebelum pedagang mulai memposisikan diri untuk kenaikan lebih lanjut.

Dengan tidak adanya rilis data ekonomi penggerak pasar utama, berita yang masuk di seputar kisah Rusia-Ukraina akan memengaruhi sentimen risiko pasar yang lebih luas. Terlepas dari itu, imbal hasil obligasi AS akan mendorong permintaan USD dan memberikan dorongan pada pasangan USD/JPY, memungkinkan para pedagang untuk mengambil beberapa peluang.

 

Analisis Harga EUR/USD: Penjual Menjadi Pendorong Utama Menuju 1,1100

EUR/USD berjuang untuk memperpanjang rebound dari terendah intraday di sekitar 1,1160 menjelang sesi Eropa hari ini. Pasangan mata uang utama ini men
Mehr darüber lesen Previous

Penjualan Ritel Riil (Thn/Thn) Swiss Januari Meningkat Ke 5.1% Dari Sebelumnya -0.4%

Penjualan Ritel Riil (Thn/Thn) Swiss Januari Meningkat Ke 5.1% Dari Sebelumnya -0.4%
Mehr darüber lesen Next