USD/CAD Melacak Minyak yang Stabil di Atas 1.3100, Fokus pada Penjualan Ritel AS dan CSI Michigan

  • USD/CAD tetap datar setelah naik ke level tertinggi sejak November 2020.
  • Harga minyak menunggu data Tiongkok, pasar yang aktif akan melanjutkan pullback korektif dari level terendah lima bulan.
  • Sentimen pasar membaik karena bias hawkish pelonggaran pada langkah The Fed berikutnya, pidato The dan data yang beragam.
  • Update G20, data AS akan menjadi penting, pidato The Fed tidak boleh dilewatkan agar mendapatkan petunjuk arah yang jelas.

USD/CAD mengambang di sekitar 1,3120, setelah naik ke level tertinggi 20 bulan, karena para pedagang menunggu sejumlah data/acara penting selama sesi Asia hari Jumat. Kelambanan terbaru pasangan Loonie juga dapat dikaitkan dengan lesunya harga minyak mentah WTI, penghasil ekspor utama Kanada.

Meskipun demikian, minyak mentah WTI berusaha keras untuk melanjutkan pemulihan hari sebelumnya dari level terendah sejak Februari, turun 0,45% di sekitar $93,45 pada saat berita ini ditulis.

Selera risiko membaik di tengah surutnya kekhawatiran atas resesi dan beragam kekhawatiran seputar kenaikan suku bunga agresif The Fed. Pada baris yang sama bisa jadi adalah pidato The Fed dan data AS yang memicu pullback USD/CAD dari level tertinggi multi-bulan.

Presiden Federal Reserve St Louis James Bullard dan Gubernur Federal Reserve Christopher Waller termasuk di antara pembicara utama The Fed yang mencoba menurunkan kemungkinan suku bunga yang lebih tinggi. Bullard mengatakan, "Sejauh ini, kami telah membingkai hal ini sebagian besar sebagai 50 versus 75 pada pertemuan ini." Pada baris yang sama, Waller The Fed itu menyebutkan bahwa pasar mungkin memperkirakan terlalu jauh dengan menetapkan harga kenaikan suku bunga 100 basis poin pada bulan Juli, seperti yang dilansir oleh Reuters. Perlu dicatat bahwa para pengambil kebijakan The Fed menuju periode pemadaman mulai akhir pekan ini menjelang Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akhir Juli.

Berbicara tentang data, Biro Statistik Tenaga Kerja AS menyebutkan bahwa Indeks Harga Produsen (IHP) untuk permintaan akhir di AS naik menjadi 11,3% secara tahunan pada bulan Juni dari 10,9% pada bulan Mei. Angka ini melampaui ekspektasi pasar sebesar 10,7%. Selain itu, ada 244.000 Klaim Tunjangan Pengangguran Awal dalam pekan yang berakhir pada tanggal 9 Juli dibandingkan data yang dicetak minggu sebelumnya sebesar 235.000 dan ekspektasi pasar sebesar 235.000. Klaim Tunjangan Pengangguran Mingguan itu adalah yang tertinggi dalam lima bulan.

Di halaman yang berbeda, berkurangnya selisih antara imbal hasil obligasi 2-tahun dan 10-tahun pemerintah AS juga menguji para pembeli USD/CAD pada hari sebelumnya. Dengan itu, imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS berakhir Kamis di sekitar 2,95%, naik sebesar 0,95% di perdagangan harian, sedangkan imbal hasil obligasi 2-tahun turun 0,75% ke 3,12% baru-baru ini. Dengan ini, selisih antara imbal hasil obligasi jangka pendek dan jangka panjang turun menjadi 17 basis poin (bp) dibandingkan inversi 23 bp pada hari Selasa.

Ke depan, Penjualan Ritel AS, diperkirakan 0,8% MoM pada bulan Juni dari -0,3% yang dicatat pada bulan Mei, akan mendahului pembacaan awal Indeks Sentimen Konsumen Michigan (CSI) untuk bulan Juli, yang diperkirakan di 49,9 versus 50,0 sebelumnya, akan mengarahkan pergerakan USD/CAD dalam jangka pendek. Namun, pidato The Fed akan lebih penting untuk diperhatikan oleh para pedagang pasangan mata uang ini.

Analisis Teknis

Penembusan harian yang sukses dari resistance yang berubah menjadi support dari bulan Mei, di sekitar 1,3085 pada saat berita ini ditulis, membuat para pembeli USD/CAD tetap optimis untuk menyegarkan kembali level tinggi multi-bulan, yang saat ini berada di sekitar 1,3225.

 

Indeks Harga Rumah Cina Juni: -0.5% versus Sebelumnya -0.1%

Indeks Harga Rumah Cina Juni: -0.5% versus Sebelumnya -0.1%
Baca selengkapnya Previous

USD/JPY Melacak Imbal Hasil yang Lebih Lemah sehingga Turun dari Tertinggi 23 Tahun Jelang Data Konsumen AS

USD/JPY mengambil penawaran jual yang untuk menyegarkan kembali terendah dalam perdagangan harian di sekitar 138,80 seraya melanjutkan pullback akhir
Baca selengkapnya Next