Kapan Penjualan Ritel Australia dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap AUD/USD?
Ikhtisar Penjualan Ritel
Pada hari Kamis pagi hari, pasar melihat pembacaan awal Penjualan Ritel Australia yang disesuaikan secara musiman untuk bulan Juni pada pukul 01:30 GMT/08:30 WIB. Konsensus pasar menunjukkan hasil MoM yang suram sebesar 0,5% versus 0,9% pembacaan sebelumnya, menunjukkan kurangnya perbaikan berkelanjutan dalam kegiatan ekonomi setelah membukukan hasil yang lebih lemah di bulan Mei.
Mengingat data Australia yang baru-baru ini beragam dan perkiraan ekonomi yang suram dari Bendahara Australia Jim Chalmers menantang bias hawkish Reserve Bank of Australia (RBA), Penjualan Ritel Australia hari ini muncul sebagai kunci bagi para pedagang AUD/USD.
Perlu dicatat bahwa Biro Statistik Australia (ABS) juga akan merilis Indeks Harga Ekspor dan Indeks Harga Impor kuartal kedua (Q2) pada waktu yang disebutkan di atas, yang pada gilirannya meningkatkan pentingnya kalender ekonomi hari Kamis bagi para pedagang pasangan mata uang ini.
Menjelang data, Westpac mengatakan,
Data kartu kredit dan debit Australia menunjukkan penjualan ritel akan membukukan keanaikan yang solid pada bulan Juni, menyembunyikan latar belakang melemahnya kepercayaan (prakiraan Westpac 0,6%). Kenaikan harga ekspor yang kuat diantisipasi pada Kuartal 2 mengingat kekuatan harga komoditas (prakiraan Westpac: 8,0%), sementara AUD yang lebih tinggi kemungkinan meredam kenaikan harga impor dari inflasi energi global (prakiraan Westpac: 2,0%).
Bagaimana Hal Ini Dapat Mempengaruhi AUD/USD?
AUD/USD bergerak di sekitar level tertinggi enam minggu di dekat 0,7000, berusaha keras untuk melanjutkan rallu pasca The Fed, karena para pedagang menunggu Indeks Harga Impor Kuartal 2 Australia dan Penjualan Ritel untuk bulan Juni selama sesi Asia hari Kamis. Dengan demikian, para pedagang pasangan AUD ini juga menegaskan sentimen pasar yang berhati-hati di tengah kekhawatiran terhadap resesi AS, serta pembaruan perkiraan ekonomi suram yang baru-baru ini dirilis dari Australia.
Dengan itu, Penjualan Ritel Australia yang disesuaikan secara musiman untuk bulan Juni diperkirakan akan turun menjadi 0,5% dibandingkan 0,9% sebelumnya, yang pada gilirannya mendukung prediksi ekonomi suram Departemen Keuangan Australia dan dapat menahan para anggota RBA yang agresif. Hal yang sama juga dapat memicu pullback pasangan AUD/USD jika pembacaan Indeks Harga Ekspor dan Indeks Harga Impor Australia Kuartal 2 lebih lemah dari perkiraan pasar sebesar 19,7% dan 1,9% sesuai urutan itu.
Perlu dicatat bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) Australia Kuartal 2 yang lebih lemah dari perkiraan telah menggoda para penjual AUD/USD tetapi gagal karena rally yang disebabkan The Fed. Oleh karena itu, data Australia hari ini dapat memperjelas pergerakan pasangan mata uang ini dallam jangka pendek menjelang rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal 2 AS yang disetahunkan.
Secara teknis, penembusan naik yang sukses dari garis resistance sebelumnya dari bulan April dan 50-DMA, serta sinyal MACD yang bullish, mengisyaratkan kenaikan lebih lanjut pasangan AUD/USD. Meskipun demikian, Fibonacci retracement 38,2% dari penurunan April-Juli, juga mendekati swing high pertengahan Juni di sekitar 0,7070, tampaknya menjadi resistance terdekat bagi pasangan mata uang ini. Sebaliknya, pergerakan pullback pada awalnya dapat mengarah ke level 50-DMA 0,6972 sebelum menguji garis resistance sebelumnya di dekat 0,6930.
Catatan Utama
Prakiraan AUD/USD: Berjuang Melawan 0,7000 dan dengan Ruang untuk Melanjutkan Kenaikan
Tentang Penjualan Ritel Australia
Penjualan Ritel yang dirilis oleh Biro Statistik Australia adalah survei barang yang dijual oleh pengecer didasarkan pada sampel toko ritel dari berbagai jenis dan ukuran dan dianggap sebagai indikator laju ekonomi Australia. Ini menunjukkan kinerja sektor ritel dalam jangka pendek dan menengah. Pertumbuhan ekonomi yang positif mengantisipasi tren bullish bagi AUD, sementara pembacaan yang rendah dipandang negatif atau bearish.